Mainstreaming Al Quran, Sudah Saatnya - Ngaji Kitab At Tibyan Imam An Nawawi
Автор: Ustadz Dwi
Загружено: 2026-02-28
Просмотров: 126
Описание:
Caption untuk Video YouTube:
📖 MAINSTREAMING AL-QURAN, SUDAH SAATNYA | Ngaji Kitab At-Tibyan Imam An-Nawawi
Di tengah hiruk-pikuk kehidupan modern, Al-Quran seringkali ditempatkan di pinggiran—hanya sebagai bacaan ritual, hiasan dinding, atau sekadar simbol keislaman. Padahal, Al-Quran adalah petunjuk utama yang harus menjadi arus utama (mainstream) dalam seluruh aspek kehidupan seorang muslim. Sudah saatnya kita mengembalikan Al-Quran ke posisi sejatinya: sebagai sumber rujukan, penyejuk hati, dan pedoman hidup.
Imam An-Nawawi dalam kitabnya yang abadi At-Tibyan fi Adabi Hamalatil Quran memberikan panduan komprehensif tentang bagaimana seharusnya kita berinteraksi dengan Al-Quran—bukan sekadar membaca, tetapi juga memahami, menghayati, dan mengamalkannya dalam keseharian.
🔍 Poin-poin yang akan dikaji:
1. Makna "Mainstreaming Al-Quran"
Mainstreaming Al-Quran berarti menjadikan kitab suci ini sebagai pusat gravitasi dalam kehidupan:
· Bukan sekadar dibaca, tetapi dipahami maknanya
· Bukan sekadar dihafal, tetapi direnungkan pesannya
· Bukan sekadar dikutip, tetapi dijadikan rujukan dalam mengambil keputusan
· Bukan sekadar diperlombakan, tetapi diamalkan dalam perilaku sehari-hari
2. Mengapa Harus Sekarang?
Di era disrupsi informasi, hoaks, dan krisis moral, umat Islam membutuhkan bimbingan langsung dari Al-Quran. KH Muchlis M Hanafi, pakar tafsir Al-Quran, menegaskan bahwa kata hamalatul quran berarti membawa Al-Quran dengan segala konsekuensinya: Al-Quran harus ada dalam hati, pikiran, sikap, dan perilaku kita . Jangan sampai Al-Quran hanya ada di pikiran tapi sikap kita jauh darinya.
3. Adab Membaca Al-Qur'an yang Sering Terlupakan
Imam An-Nawawi dalam At-Tibyan menekankan beberapa adab penting :
· Menghormati Al-Qur'an dengan menghindari tertawa, ramai, dan berbicara di sela-sela bacaan
· Saat Al-Qur'an dibacakan, dengarkan dan perhatikan agar mendapat rahmat
· Khusyuk dan tadabbur adalah tujuan utama membaca Al-Qur'an
4. Kadar Membaca Al-Qur'an Setiap Hari
Imam An-Nawawi merinci tiga kategori pembaca Al-Qur'an :
· Bagi yang mampu memahami makna mendalam: prioritaskan pemahaman, jangan terlalu banyak membaca hingga kurang memahami
· Bagi yang sibuk berdakwah/mengajar: prioritaskan kesibukan, baca di sela-sela selama tidak mengganggu tugas
· Bagi yang tidak memiliki kesibukan khusus: bacalah sebanyak-banyaknya hingga batas kebosanan
5. Mainstreaming Al-Quran dalam Praktik
Langkah-langkah konkret menjadikan Al-Quran sebagai arus utama:
· Mulai dari diri sendiri: jadikan tadabbur Al-Quran sebagai rutinitas harian
· Dalam keluarga: adakan kajian Al-Quran bersama, bukan hanya untuk anak tapi seluruh anggota keluarga
· Di masyarakat: galakkan majelis tadabbur Al-Quran, bukan sekadar tadarus tanpa makna
· Di media sosial: sebarkan pesan-pesan Al-Quran, jadikan konten utama, bukan sekadar tempelan
· Dalam pengambilan keputusan: biasakan bertanya "Apa kata Al-Quran tentang ini?"
6. Keutamaan Ahlul Quran
Dalam At-Tibyan, Imam Nawawi menjelaskan bahwa sebaik-baik manusia adalah yang belajar Al-Quran dan mengajarkannya (HR. Bukhari) . Ahlul Quran adalah keluarga Allah dan orang-orang pilihan-Nya. Mereka yang membaca Al-Quran dengan susah payah karena tidak lancar, tetap mendapat dua pahala.
7. Al-Quran dan Kehidupan Modern
Di tengah gempuran budaya asing dan gaya hidup hedonis, Al-Quran menawarkan solusi:
· Petunjuk hidup yang tidak pernah usang
· Obat hati di tengah stres dan kecemasan
· Pembeda antara hak dan batil di era post-truth
· Sumber ketenangan di dunia yang semakin bising
🤲 Kesimpulan
Mainstreaming Al-Quran bukan sekadar wacana, tapi keharusan. Sudah saatnya Al-Quran kembali menjadi pusat peradaban Islam—dibaca, dipahami, direnungkan, dan diamalkan. Imam An-Nawawi melalui kitab At-Tibyan telah memberi kita panduan lengkap tentang adab berinteraksi dengan Al-Quran.
Sebagaimana pesan KH Muchlis M Hanafi: "Jangan sampai Al-Quran hanya ada dalam pikiran kita tapi sikap dan perilaku kita jauh dari Al-Quran. Jangan sampai hanya kita bawa secara fisik, tapi tidak ada dalam hati dan pikiran kita."
📖 Mari jadikan Al-Quran sebagai arus utama kehidupan, bukan pinggiran. Karena hanya dengan Al-Quran hati menjadi tenang, hidup menjadi terarah, dan masa depan menjadi cerah.
✅ Like, subscribe, dan share jika Anda setuju bahwa sudah saatnya Al-Quran menjadi mainstream.
🔔 Aktifkan notifikasi untuk serial Ngaji Kitab At-Tibyan dan kajian Al-Quran selanjutnya.
---
#MainstreamingAlQuran #AtTibyan #ImamNawawi #AhlulQuran #AdabMembacaAlQuran #TadabburAlQuran #NgajiKitab #KajianAlQuran #AlQuranSebagaiPetunjuk #HidupBersamaAlQuran #KeluargaAlQuran #HamalatulQuran #KeutamaanAlQuran #MembacaAlQuran #AlQuranDiHati
Повторяем попытку...
Доступные форматы для скачивания:
Скачать видео
-
Информация по загрузке: