PUISI MEGENGAN DIBAWAH RINTIK HUJAN
Автор: SUJIK Chanel Areka
Загружено: 2026-02-17
Просмотров: 14
Описание:
lirik puisi
Rintik hujan turun pelan di halaman,
mengetuk genting seperti tasbih alam,
malam megengan datang bersama dingin
yang merapatkan hati pada kehangatan.
Di dapur, apem mengepul harum,
bulatnya sederhana, hangatnya menenangkan,
orang-orang tua berbisik pelan:
apem adalah jejak kata dari afwun
ampunan yang dihidangkan
dengan tangan yang tulus meminta maaf.
Satu per satu orang datang,
menenteng bingkisan sederhana,
membawa senyum yang teduh
dan niat yang ingin dibersihkan.
Megengan—
malam menahan sebelum benar-benar menahan,
malam merunduk sebelum benar-benar bersujud,
diiringi rintik hujan
yang seakan ikut berzikir.
Air jatuh dari langit,
membasuh debu di daun-daun,
seperti ampunan yang turun perlahan
mencuci hati yang lama keruh.
Di serambi, doa dipanjatkan pelan,
suara hujan menjadi latarnya,
setiap kata maaf meluncur lirih
seperti tetes yang jatuh tanpa suara.
Dan dalam dingin yang lembut itu,
kita saling mengulurkan apem,
seolah berkata tanpa banyak kata:
Maafkan aku, sebelum Ramadhan tiba,
agar hati masuk dalam puasa
dengan ringan dan bersih
Повторяем попытку...
Доступные форматы для скачивания:
Скачать видео
-
Информация по загрузке: