Mengenal Tradisi Nyadran (Sadranan) Desa Genikan Kec. Ngablak Kab. Magelang
Автор: Lensa Merbabu
Загружено: 2025-02-17
Просмотров: 2928
Описание:
Masyarakat Jawa memberi nama bulan Sya’ban ini dengan istilah bulan "Ruwah". Para tokoh mengatakan bahwa kata ruwah berasal dari kata "ngluru" dan "arwah". Dalam pandangan falsafah jawa, bulan Ruwah kemudian dipercaya sebagai saat yang tepat untuk ngluru arwah atau mengunjungi arwah leluhur.
Selama bulan Ruwah itu masyarakat Jawa mengadakan upacara Nyadran (berasal dari kata "Sraddha", bahasa sansekerta) yang artinya adalah keyakinan. Implementasi masyarakat Jawa dengan mengunjungi makam leluhur, membersihkan makam, menabur bunga, dan puncaknya adalah kenduri atau slametan.
Nyadran pada tiap-tiap daerah di Jawa dilaksanakan dengan berbagai cara yang berbeda dengan tanggal yang berbeda. Masyarakat pedesaan Jawa umumnya menyelenggaran upacara Nyadran secara umum (komunal) yang diselenggarakan pada siang hari hingga sore. Aneka "bawaan" merupakan unsur sesaji sebagai landasan permohonan doa. Sesaji disini merupakan simbol bahwa masyarakat jawa sangat menjunjung tinggi harmoni dan keselaran, baik antar sesama manusia maupun dengan seluruh alam semesta.
Nyadran merupakan ekspresi dan ungkapan kearifan sosial masyarakat dimana rasa gotong royong, solidaritas dan kebersamaan menjadi pola utama tradisi ini. Di dalam Nyadran masyarakat akan bersama sama tanpa adanya sekat kelas sosial ataupun status sosial dan juga tanpa perbedaan agama atau keyakinan. Nuansa kedamaian, humanitas, dan familiar sangat kental terasa.
____________________________________
Fotografi = Lensa Merbabu / Rudi Nuradi
Edited = Rudi Nuradi
Penanggung jawab = Rudi Nuradi, S.H.
Lokasi pengambilan video = Link Makam Dsn Gedaman Ds Genikan
#nyadran #sadranan #ruwah #ruwahan #genikan #lensamerbabu #tradisi #sakral #budaya #indonesia #wonderfulindonesia #viralshort #automobile #shortvideo #wisata #foryou #magelang #fyp
Повторяем попытку...
Доступные форматы для скачивания:
Скачать видео
-
Информация по загрузке: