Isu Penolakan Ustad Abdul Somad Dan Ini Klarifikasi Dengan LSM Dan Ormas Di Bali
Автор: Guru Ngaji
Загружено: 2017-12-09
Просмотров: 414
Описание:
Denpasar, Bali
ViralBali.com mencoba mengklarifikasi adanya berita-berita dari media lainnya yang viral bahwa adanya penolakan kedatangam ust. Somad untuk berdakwah di Bali. Bahkan malah ada yang ekstrem, ust. Somad mau dibunuh. Ini berita-berita semakin menggila hanya untuk sekedar mencari kontroversial agar diminati oleh pembacanya.
Karena itu ViralBali.com menemui beberapa saksi mata langsung dari proses sebelum kehadiran ust.Somad sampai akhir di momen masa mediasi antara Ormas, LSM dengan ust.Somad di Hotel Aston Denpasar.
Berikut klarifikasi yang dikumpulkan datanya menjadi kesimpulan kronologis ;
1. Hari senin, 4 Desember 2017 beberapa aktivis LSM di Bali diundang oleh DirIntelkam, Kombes Akhmad Jamal untuk diajak diskusi soal ramainya pro kontra akan kehadiran ust.Somad di Bali. Dan langsung ditemui di ruang kantornya bapak Jamal.
2. Hari Rabu, 6 Desember 2017 beberapa LSM, Ormas dari berbagai elemen dan lintas agama mengadakan pertemuan dengan pihak panitia acara ust.Somad di Polda Bali dan di mediasi langsung oleh DirIntelKam Kombes Akhmad Jamal dan didampingi beberapa jajarannya.
3. Karena tidak ditemukan adanya solusi bersama, maka di hari yang sama, hari rabu, 6 Desember 2017 pkl.20.00 mediasi dilanjutkan di rumah kediaman Turah Harta, salah satu sesepuh Bali. Dan disepakati bahwa panitia bersedia untuk mengajak ust.Somad dibawa ke kediamannya Turah Harta langsung dari Bandara. Yang tujuannya untuk mengikrarkan 4 pilar kebangsaan dan lain-lain (di bawah akan di akan dicantumkan poin-poin yang yang harus diikrarkan oleh ust.Somad)
4. 3 poin di atas tersebut merupakan akibat dari banyaknya video yang tersebar di media sosial secara kontra karena soal cara dan isi dakwah ust.Somad yang selalu sensitif ke arah SARA, politik, menghina seseorang dari fisik, sosial budaya dan mempropagandakan sistem ke khilafah an di Indonesia.
5. Ust.Somad datang ke Bali untuk berdakwah pada hari Jumat siang, 8 Desember 2017 melalui bandara Ngurah Rai Badung. Dan dijemput oleh beberapa panitia dan langsung naik ke mobil Alphard.
6. Tetapi bukannya ust.Somad dibawa ke rumah Turah Harta di Jalan Citarum Denpasar sesuai kesepakatan awal, malah langsung dibawa ke Hotel Aston Denpasar di Jalan Gatsu Barat tanpa memberikan konfirmasi kepada LSM, Ormas yang bermediasi di hari sebelumnya. Sehingga beberapa Ormas dan LSM menunggu beberapa jam lamanya di rumah Turah Harta tanpa adanya pemberitahuan dari pihak panitainya ust.Somad.
7. LSM dan Ormas merasa dibohongi oleh panitia ust.Somad, maka mereka langsung meluncur ke hotel Aston untuk menemui panitianya (bukan ust.Somad) untuk meminta pertanggungjawaban atas komitmen panita sebelumnya.
8. Tepat pkl.14.30 wita semua berkumpul di depan hotel Aston, LSM dan Ormas meneriakkan paniti untuk turun menemui mereka. Selama 30 menit lebih mereka berorasi secara bergantian meneriakkan NKRI, Pancasila, dan nilai-nilai kebangsaan lainnya. Mereka menganggap pihak ust.Somad tidak berkomitmen dan mereka merasa ditipu. Dengan pengawalan beberapa polisi yang disediakan oleh pihak Hotel. (Tapi dari poin ke-8 ini tidak ada kalimat penolakan ust. somad).
9. Selang 30 menit kemudian, beberapa orang perwakilan masing-masing LSM dan Ormas naik ke atas untuk menemui pihak panitia yang dimediatori oleh pihak kepolisian. Pihak hotel pun menyiapkan tempat Hall Room di lantai 1 hotel.
10. Semua perwakilan dari LSM dan Ormas berkumpul di ruangan yang disediakan bersama beberapa penjabat kepolisian dari Polda dan Polres Denpasar menunggu seiktar 15-20 menit panitia hadir di ruangan. Dan akhirnya hanya 1 perwakilan panitia saja yang datang.
11. Mediasi pun dimulai, pihak LSM dan Ormas menanyakan komitmen panitia yang dilanggar. Tetapi dari pihak panitia tetap tidak mau disalahkan karena dengan alasan hal-hal yang tidak bisa disampaikan. Dan hal itu membuat LSM dan Ormas makin kecewa dan meminta untuk ust.Somad dihadirkan di forum untuk mengklarifikasi langsung. Akhirnya beranjaklah panitia tersebut keluar ruangan dengan didampingi pihak kepolisian untuk mengajak ust.Somad di forum.
12. Kurang lebih 1 jam kemudian hadirlah ust.Somad dengan beberapa pihak panitia. Dan mediasi pun dilanjutkan. Tapi sebelum dilanjutkan forumnya, atas permintaan ust.Somad sendiri agar semua yang ada di ruangan tidak boleh mengambil dan merekam pertemuan tersebut, dan dilarang untuk semua orang pers atau wartawan mengikuti forum tersebut. Setelah disetujui persyaratan yang diminta ust.Somad, maka forum pun dilanjutkan.
13. Pihak LSM dan Ormas menanyakan beberapa hal ke ust.Somad, yaitu soal kenapa tidak mau mendatangi ke rumah Turah Harta sesuai komitmen sebelumnya, dan ust.Somad bilang tidak tau menahu soal tersebut karena pihak panitia tidak menyampaikan hal tersebut. Kemudian perwakilan Ormas menanyakan soal kesediaan ust.Somad mengikrarkan beberapa poin (di bawah akan disebutkan poin-poinnya) yang sudah disiapkan oleh LSM dan Orm
Повторяем попытку...
Доступные форматы для скачивания:
Скачать видео
-
Информация по загрузке: