Jelang Ramadan, Harga Cabai Rawit di Kota Mataram Tembus Rp90.000 per Kilogram
Автор: Tribun Lombok
Загружено: 2026-02-04
Просмотров: 270
Описание:
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
Laporan Wartawan TribunLombok.com, Ahmad Wawan Sugandika
TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM – Menjelang bulan suci Ramadan, pantauan harga di sejumlah pasar menunjukkan tren kenaikan signifikan, terutama pada komoditas cabai rawit.
Berdasarkan hasil inspeksi mendadak (sidak) Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Mataram, harga cabai rawit di Pasar Induk Mandalika kini telah menyentuh Rp80.000 per kilogram. Sementara itu, di pasar-pasar pantauan lainnya, harga merangkak hingga Rp90.000 per kilogram.
Kepala Bidang Pengendalian Bapokting Disdag Kota Mataram, Sri Wahyunida, mengatakan kenaikan harga mulai terasa sejak pekan terakhir Januari 2026, dengan kenaikan bertahap sekitar Rp5.000 per hari.
“Di Pasar Induk Mandalika, harga hari ini tercatat Rp80.000 per kilogram, naik dari harga hari sebelumnya yang berada di angka Rp70.000,” ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (4/1/2026).
Sementara di pasar lain, seperti Pasar Kebon Roek dan lima pasar pantauan lainnya, harga cabai rawit berada di kisaran Rp85.000 hingga Rp90.000 per kilogram.
Ia menjelaskan, faktor cuaca menjadi penyebab utama lonjakan harga tersebut.
“Rata-rata karena faktor cuaca. Ini komoditas hortikultura, dan berdasarkan prakiraan BMKG, kondisi cuaca kurang mendukung sehingga terjadi gagal panen di sejumlah daerah,” jelasnya.
Kondisi gagal panen mengakibatkan stok cabai di pasar saat ini lebih didominasi oleh cabai lokal. Pasokan dari luar daerah, seperti Jawa dan Bali, dilaporkan sangat terbatas karena harga di daerah asal juga sedang tinggi.
Meski harga cabai rawit melonjak, sejumlah komoditas lain terpantau masih relatif stabil. Cabai merah besar dan cabai keriting dijual di kisaran Rp30.000 per kilogram.
Sementara bawang merah Bima mencapai Rp33.000 per kilogram, namun pasokan bawang dari Jawa dan Bali dengan harga Rp28.000 per kilogram membantu menahan kenaikan lebih lanjut.
Menyikapi kondisi tersebut, Pemkot Mataram melalui Dinas Perdagangan menyiapkan langkah antisipasi untuk menjaga keterjangkauan harga menjelang Ramadan. Selain pemantauan rutin, pemerintah merencanakan operasi pasar (kopling) dan bazar murah.
“Kami antisipasi dengan kegiatan kopling dan, insyaallah, bazar murah. Kami juga berkoordinasi dengan Bank Indonesia agar penerapan sistem QRIS memudahkan masyarakat mendapatkan harga terjangkau,” katanya.
Koordinasi dengan Bank Indonesia terus dilakukan guna memastikan operasi pasar mampu menekan harga yang tengah melambung. Masyarakat pun diimbau untuk tidak panik berlebihan.
“Selama barang tersedia, berarti stok aman. Jika stok tidak ada, barulah bisa dikatakan langka,” pungkasnya.
Sumber: Tribun Lombok
Artikel ini telah tayang di TribunLombok.com dengan judul Jelang Ramadan, Harga Cabai Rawit di Kota Mataram Tembus Rp90.000 per Kilogram, https://lombok.tribunnews.com/mataram....
Penulis: Ahmad Wawan Sugandika | Editor: Laelatunniam
Program: News
Host: AI
Editor Video: Septian Ade Samanta Les
Uploader: Septian Ade Samanta Les
#Tribunnews #tribunLombok #viral #video #trending #beritahariini #Lombokupdate #beritaLombokhariini #beritaterkini #beritanasional #warganet #hottopic #beritakriminalhariini #beritaviral #Shorts
Повторяем попытку...
Доступные форматы для скачивания:
Скачать видео
-
Информация по загрузке: