Air Mata Jamaah Baiturrohim Iringi Kepergian Suryana ke Pangkuan Ilahi
Автор: lik djarmanto
Загружено: 2026-03-15
Просмотров: 25
Описание:
Usai Pengajian dan Baksos Ramadhan, Jamaah Masjid Baiturrohim Berkabung Atas Wafatnya Suryana
PURWOKERTO BARAT - Suasana Ramadhan 1447 Hijriyah di Masjid Baiturrohim Perumahan Griya Satria Bantarsoka, Purwokerto Barat, Banyumas, Minggu (15/03/2026), yang sebelumnya dipenuhi kegiatan pengajian dan bakti sosial berbagi bingkisan, mendadak berubah menjadi haru.
Jamaah masjid dan warga perumahan berduka atas wafatnya salah satu jamaah aktif salat berjamaah, Suryana, warga Blok T-19/20 RT 004 RW 010 Bantarsoka.
Almarhum yang lahir pada 5 Desember 1967 wafat pada Sabtu malam (14/03/2026) pukul 20.30 WIB di RSI Purwokerto setelah sempat menjalani perawatan medis selama dua hari.
Kabar duka tersebut menyebar di kalangan jamaah Masjid Baiturrohim yang mengenal almarhum sebagai sosok yang rutin hadir dalam kegiatan ibadah berjamaah.
Setelah pelaksanaan salat Dzuhur berjamaah, jamaah Masjid Baiturrohim melaksanakan salat jenazah untuk almarhum.
Prosesi pelepasan jenazah dilaksanakan di teras masjid yang dipandu oleh H. Wartono selaku Ketua PKGS (Perkumpulan Kematian Griya Satria) RW 010 Griya Satria Bantarsoka.
Dalam sambutan keluarga yang diwakili Ustadz Machfulyono, disampaikan bahwa pihak keluarga telah berikhtiar maksimal secara medis.
“Selama dua hari kami telah berusaha melakukan pengobatan dan perawatan di rumah sakit. Namun Allah SWT lebih menyayangi beliau dan memanggilnya untuk kembali,” ujarnya dengan suara haru di hadapan para pelayat.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh jamaah dan masyarakat atas segala kekhilafan almarhum selama hidupnya.
“Apabila selama hidup beliau terdapat kesalahan atau masih ada sangkut paut hak adami seperti utang piutang, kami mohon berkenan untuk segera disampaikan kepada keluarga. Jika akan diikhlaskan, kami haturkan terima kasih dan semoga Allah SWT membalas dengan pahala yang berlipat ganda,” ungkapnya.
Pada kesempatan tersebut, Ustadz Machfulyono juga menyampaikan kesaksian keluarga bahwa almarhum dikenal sebagai pribadi yang baik. Kesaksian itu pun disambut para pelayat dengan jawaban serentak, “Nggih… almarhum orang baik,” sebagai ungkapan doa dan penghormatan terakhir.
Prosesi pemberangkatan jenazah kemudian dilanjutkan dengan doa yang dipimpin oleh Kayim Hilman Bantarsoka.
Dalam sambutannya, ia juga menyampaikan belasungkawa atas nama pribadi dan keluarga besar Kelurahan Bantarsoka beserta seluruh perangkatnya, sekaligus mendoakan agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.
Jenazah kemudian diberangkatkan menuju TPU Kemiri Bantarsoka, yang berjarak kurang lebih 150 meter dari Masjid mauoun dari rumah duka, kearah selatan Perumahan Griya Satria Bantarsoka, untuk dimakamkan pada Minggu siang ba’da Dzuhur.
Warga perumahan dan jamaah Masjid Baiturrohim turut mengiringi dengan doa, merasa kehilangan sosok jamaah yang selama ini dikenal aktif dalam kegiatan ibadah.
Usai pemakaman, keluarga juga mengundang warga dan kerabat untuk menghadiri pembacaan Yasin, tahlil, dan doa yang dilaksanakan pada Minggu sore (15/03/2026) pukul 15.45 WIB di rumah duka Blok T-19/20 Griya Satria Bantarsoka yang dipimpin oleh Kayim Hilman.
Jamaah dan masyarakat berharap almarhum mendapatkan husnul khatimah, dilapangkan kuburnya, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kesabaran.
(Djarmanto-YF2DOI)
Повторяем попытку...
Доступные форматы для скачивания:
Скачать видео
-
Информация по загрузке: