Press Screening Conference Film Sebelum Dijemput Nenek
Автор: Mohammad Fiqih Nurhakim
Загружено: 2026-01-30
Просмотров: 11
Описание:
Film horor komedi terbaru berjudul Sebelum Dijemput Nenek siap menghantui sekaligus menghibur penonton Indonesia mulai 22 Januari. Disutradarai oleh Fajar Martha Santosa, film ini menawarkan pengalaman menonton yang berbeda dengan memadukan unsur seram dan humor dalam satu semesta horor khas Rapi Films.
Di kursi sutradara, Fajar Martha Santosa tidak hanya mengarahkan jalannya cerita, tetapi juga terlibat langsung dalam penulisan skenario bersama Sandi Paputungan. Keduanya meramu cerita horor yang tidak monoton, dengan kejutan demi kejutan yang kerap memancing tawa penonton.
Daya tarik utama Sebelum Dijemput Nenek terletak pada konsep mix universe. Rapi Films menghadirkan kembali sejumlah ikon makhluk halus yang telah mewarnai sejarah panjang film horor Indonesia.
Penonton akan kembali bertemu dengan Jin Ummu Sibyan serta sosok Bu Woro, hantu guru pegawai negeri dari film Waktu Maghrib (2023) garapan Sidharta Tata. Selain itu, kemunculan pocong dan kuntilanak juga memperkuat nuansa horor yang familiar bagi penikmat film Indonesia.
Namun, kejutan paling mencuri perhatian datang dari karakter Suster Ngesot. Tidak lagi hanya bergerak dengan cara ngesot, sosok legendaris ini dimodifikasi secara tak terduga hingga mampu berlari, menciptakan momen kaget sekaligus tawa di dalam bioskop.
Cerita berpusat pada Hestu (Angga Yunanda) yang mendapat kabar wafatnya sang nenek, Mbah Marsiyem (Sri Isworowati), pada Jumat pukul 6 sore. Waktu kematian tersebut membentuk angka 666 yang dipercaya membawa mitos mengerikan.
Mitos itu menyebutkan bahwa arwah anggota keluarga yang meninggal pada waktu tersebut tidak akan pergi sendirian. Hestu dan saudara kembarnya, Akbar (Dodit Mulyanto), hanya memiliki waktu tujuh hari untuk mencari tumbal pengganti agar tidak ikut dijemput maut.
Situasi kian mencekam ketika arwah Mbah Marsiyem berkali-kali menampakkan diri dan mengucapkan permintaan sederhana namun menyeramkan, “Temani mbah, ya.”
Dalam kondisi panik dan terdesak, Hestu nekat menyusun rencana gelap demi menyelamatkan nyawanya sendiri. Bersama Akbar, ia menetapkan sejumlah kriteria calon tumbal, mulai dari lansia yang hidup sendirian, orang dengan penyakit berat, hingga mereka yang dianggap meresahkan warga desa.
Dengan perpaduan horor, komedi, dan nostalgia karakter legendaris, Sebelum Dijemput Nenek menawarkan tontonan yang tidak hanya menegangkan, tetapi juga menghibur. Film ini siap menjadi pilihan segar bagi penonton yang ingin merasakan sensasi takut sambil tertawa di bioskop.
Writer - Mohammad Fiqih Nurhakim
Cameraman - Mohammad Fiqih Nurhakim
Editor - Mohammad Fiqih Nurhakim
Повторяем попытку...
Доступные форматы для скачивания:
Скачать видео
-
Информация по загрузке: