🔴LIVE: Wanita di Blitar Tewas Dianiaya Suami Gara-gara Tak Siapkan Makanan untuk Pelaku
Автор: Tribun Bekasi Official
Загружено: 2026-02-04
Просмотров: 87
Описание:
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru.
TRIBUN-VIDEO.COM - Kesal gara-gara tak disiapkan makanan, suami di Dusun Buneng, Desa Boro, Kecamatan Selorejo, Blitar, Jawa Timur nekat menganiaya istrinya hingga meninggal dunia pada Selasa (3/2/2026).
Pria berinisial R (44) tersebut kini telah ditetapkan sebagai tersangka seusai diamankan tak lama setelah kejadian.
Kasat Reskrim Polres Blitar, AKP Margono saat dikonfirmasi pada Rabu (4/2/2026) menjelaskan, pihaknya saat ini menunggu hasil autopsi korban dan akan melakukan gelar perkara.
Menurut Margono, R nekat menganiaya istrinya, SN karena sakit hati.
Sebelum peristiwa nahas tersebut terjadi, SN dan R sempat terlibat adu mulut.
Margono menyebut, pelaku menginginkan istrinya menyiapkan makanan dan membersihkan rumah.
Namun hal tersebut tak terlaksana hingga membuat pelaku naik pitam dan tersinggung dengan ucapan korban.
Berdasarkan informasi yang dihimpun kepolisian, KDRT terhadap korban rupanya kerap terjadi.
Hal ini juga diperkuat dengan kesaksian tetangga.
Bahkan tetangga pasangan suami istri tersebut sempat melerai dan mengingatkan pelaku untuk tak melakukan kekerasan terhadap korban.
Adapun dari hasil pemeriksaan terhadap tubuh korban, ditemukan luka lebam lama yang membuktikan bahwa SN sering mendapat tindakan kekerasan dari pelaku.
Berdasarkan keterangan pelaku, tindakan KDRT terhadap korban terjadi saat tengah malam.
Pelaku mencekik korban menggunakan selang dan membenturkan kepala sang istri ke tembok.
Saat SN sudah tak berdaya, pelaku membawanya ke kamar mandi untuk disiram air.
Aksi ini dilakukan pelaku dengan harapan agar korban kembali sadar.
Setelah itu, R membawa tubuh sang istri ke tempat tidur untuk istirahat.
Namun hingga pagi hari, SN tetap tak sadarkan diri dan dinyatakan meninggal dunia.
Berdasarkan pemeriksaan forensik, ditemukan cairan berupa air di pernapasan atas dan pernapasan bawah korban yang mengakibatkannya kekurangan oksigen.
Polisi mengatakan, saat kejadian, di rumah tersebut hanya ada pelaku, korban beserta dua anaknya yang masing-masing berusia delapan tahun dan lima tahun.
Namun kedua anak tersebut tidur di kamar yang berbeda.
Dari keterangan anak R dan SN, korban biasanya hanya diam saat mendapat tindakan kekerasan dari pelaku.
Saat ini polisi memberikan pendampingan kepada anak korban agar tidak trauma.
(TribunVideo.com)
Повторяем попытку...
Доступные форматы для скачивания:
Скачать видео
-
Информация по загрузке: