BEKASI Bekal Sehat dan Bergizi SDN ANGKE 03 PAGI Kompetisi Sekolah Sehat AIA
Автор: SDN ANGKE 03 PAGI
Загружено: 2026-01-28
Просмотров: 42
Описание:
dampak positif utama yang telah dikontribusikan:
Peningkatan Kesadaran Gizi
Terciptanya budaya baru di mana warga sekolah lebih selektif dalam memilih makanan, beralih dari jajanan tinggi pengawet/gula ke makanan utuh dan bergizi.Perubahan
Gerakan pengurangan sampah plastik di lingkungan sekolah dengan selalu membawa lunch bok dan tumbler untuk jajan dikantin
Gerakan “kantin sehat”, pengelola kantin berkomitmet untuk selalu menyediakan makanan bersih, sehat dan bergizi.
Perilaku Sanitasi, Peningkatan signifikan dalam kebiasaan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) dan pemilahan sampah, yang secara langsung mengurangi risiko penyebaran penyakit menular di lingkungan sekolah.
Peningkatan Konsentrasi Belajar, Dengan asupan gizi yang lebih baik dan lingkungan yang bersih, tingkat kebugaran siswa meningkat, yang berkorelasi positif dengan fokus mereka di dalam kelas.
Penguatan Kolaborasi: Proyek ini berhasil menyatukan visi antara sekolah, komite orang tua, dan penyedia makanan kantin untuk tujuan yang sama.
2. Program BEKASI ( Bekasi Sehat dan Bergizi) ini memberikan manfaat langsung maupun tidak langsung kepada seluruh elemen ekosistem sekolah. Berikut rincian penerima manfaat:
Siswa
Jumlah: 278 Siswa.
Cara Mendapatkan Manfaat:
Melalaui Program BEKASI ( Bekal Sehat dan Bergizi), siswa memiliki kebiasaan membawa bekal sehat dan bergizi
Melalui program "Kantin Sehat", siswa kini memiliki akses ke makanan higienis dan bergizi dengan harga terjangkau.
Melalui Himbauan membawa lunch bok dan tumbler, siswa berkontribusi dalam mengurangi sampah platik dilingkungan sekolah.
Melalui sesi "Jumat Bugar", siswa terbiasa mengkonsumsi buah segar yang baik untuk pencernaan.
Fasilitas sanitasi yang diperbaiki membuat mereka merasa lebih nyaman dan aman saat menggunakan toilet sekolah.
B. Guru dan Staf Kependidikan
Jumlah: 15 orang
Cara Mendapatkan Manfaat:
Lingkungan kelas yang lebih bersih dan siswa yang lebih sehat (jarang sakit) membuat proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) menjadi lebih efektif dan minim gangguan.
Guru mendapatkan edukasi kesehatan yang dapat diterapkan baik di sekolah maupun di rumah tangga mereka sendiri.
C. Orang Tua Siswa
Jumlah: 278 Kepala Keluarga.
Cara Mendapatkan Manfaat:
Mendapatkan ketenangan pikiran mengetahui anak-anak mereka mengonsumsi makanan aman di sekolah.
Melalui workshop gizi, orang tua mendapatkan resep bekal sehat yang hemat biaya dan mudah disiapkan.
D.Pengelola kantin
Jumlah: 5 Pedagang.
Cara Mendapatkan Manfaat:
Mendapatkan penyulusan penanganan pangan (food safety) yang meningkatkan standar dagangan mereka.
Omzet yang lebih stabil karena meningkatnya kepercayaan warga sekolah terhadap kebersihan makanan mereka.
3.Bukti Perubahan (Sebelum vs Sesudah Program BEKASI
Berikut adalah data komparatif yang menunjukkan efektivitas proyek berdasarkan indikator utama keberhasilan:
Grafik peningkatan trend membawa bekal sehat dan bergizi
Grafik peningkatan minat siswa terhadap makanan sehat dan bergizi dirumah
Kebiasaan membawa tumbler dan snack bok
Grafik Penurunan absensi siswa yang sakit
Peningkatan konsentrasi belajar
Grafik peningkatan kebiasaan mengurangi penggunaan plastik
Grafik peningkatan perilaku hidup sehat dimanapun peserta didik berada.
Повторяем попытку...
Доступные форматы для скачивания:
Скачать видео
-
Информация по загрузке: