Lagu Kritik Sosial | Dana Desa Tidak Transparan | Rap Rock Hijab - Mira Bersuara
Автор: Mira Bersuara
Загружено: 2025-10-23
Просмотров: 14141
Описание:
DANA DESA TAK TRANSPARAN
“Dana Desa Tak Transparan” adalah lagu tentang suara yang sering diabaikan.
Suara dari pelosok, dari jalan tanah, dari warga yang menatap pembangunan tanpa pernah benar-benar merasakannya.
Tentang janji yang tertulis rapi di atas kertas, tapi hilang saat menyentuh tanah dan keringat rakyat.
Lagu ini bukan tuduhan, bukan pula kebencian.
Ini adalah cermin — agar semua yang memegang amanah bisa melihat kembali nuraninya.
Karena pembangunan bukan sekadar proyek,
tapi kejujuran, keadilan, dan tanggung jawab moral kepada mereka yang percaya.
Selama masih ada ketidakjelasan,
selama rakyat masih bertanya tanpa jawaban,
lagu seperti ini akan terus lahir.
Bukan untuk menyerang, tapi untuk mengingatkan:
transparansi bukan pilihan, tapi kewajiban.
---
Yo…
Di atas kertas angka-angka tertulis rapi,
tapi di lapangan, kenyataannya sepi.
Janji pembangunan terdengar megah,
tapi yang terlihat hanya tanah dan resah.
Mereka bilang semua demi rakyat,
tapi laporan hanya tinggal surat.
Dan di balik rapat yang penuh senyum manis,
ada tangan-tangan yang bermain licik dan sadis.
Papan proyek berdiri di pinggir jalan,
tapi hasilnya hilang seperti bayangan.
Katanya dana cair miliaran,
tapi yang jadi cuma plang dan harapan.
Jalan desa tetap berlubang,
jembatan reyot belum juga datang.
Sementara mereka sibuk tanda tangan,
tanpa rasa takut atau beban.
Warga bertanya, “uangnya ke mana?”
mereka jawab, “sudah digunakan semua.”
Tapi malam hari, mobil baru lewat,
dan suara tawa terdengar cepat.
Dana desa tak transparan,
uang rakyat hilang perlahan.
Yang dijanjikan jadi impian,
yang disimpan jadi kemewahan.
Kami tak butuh pidato panjang,
kami butuh bukti yang terang.
Kalau memang niatnya membangun,
kenapa desa tetap tenggelam di genangan?
Kantor sunyi jadi tempat rapat,
tapi pintunya tetap tertutup rapat.
Data keuangan seperti rahasia,
padahal itu hak warga untuk tahu semua.
Mereka bicara soal akuntabilitas,
tapi lupa arti kejujuran dan amanah.
Dana publik bukan warisan pribadi,
bukan alat untuk menumpuk harta sendiri.
Bangunan megah berdiri di tengah,
sementara warga hanya bisa pasrah.
Kami bukan iri dengan harta,
kami hanya ingin hidup yang merata.
Kami bukan musuh pembangunan,
kami hanya ingin keadilan.
Jangan sebut nama rakyat dalam pidato,
kalau hasilnya hanya menipu mereka yang sederhana itu.
Buka data, tunjukkan angka,
biar semua tahu siapa yang benar bicara.
Karena di balik senyum dan rapat mewah,
ada rakyat kecil yang terus gelisah.
Jalan rusak masih jadi cerita,
padahal anggaran katanya luar biasa.
Sekolah reyot, air belum mengalir,
tapi laporan bilang “semua berhasil.”
Kami bukan butuh alasan klasik,
kami butuh bukti yang logis dan etik.
Jangan jadikan desa ladang keuntungan,
karena ini tanah harapan, bukan perusahaan.
Dana desa tak transparan,
tapi suara rakyat takkan diam.
Kami menulis, kami bersuara,
biar dunia tahu siapa yang benar bekerja.
Pembangunan bukan tentang laporan,
tapi tentang kejujuran dan kesetaraan.
Kalau benar ingin desa maju,
maka berhentilah mencuri dari rakyat yang percaya padamu.
---
#DanaDesaTakTransparan #LaguPerlawanan #KeadilanUntukRakyat #AntiKorupsi #SuaraRakyat #MusikKritis #LaguSosial #LaguPerjuangan #TransparansiPublik #LaguRakyat #RapBalada #KorupsiHarusBeriakhir #RealitaSosial
Повторяем попытку...
Доступные форматы для скачивания:
Скачать видео
-
Информация по загрузке: