Danantara Versi Jabar Bakal Dibentuk Dedi Mulyadi, Usai BUMD Disebut Tidak Berikan Keuntungan
Автор: Tribunnews
Загружено: 2026-01-23
Просмотров: 8788
Описание:
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM- Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Jawa Barat (Jabar) dikabarkan merugi.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyoroti kondisi ini.
Dedi menyebut kondisi BUMD Jabar saat ini tidak memberikan keuntungan, justru memberikan beban.
Melihat kondisi itu Dedi Mulyadi memiliki keinginan untuk merubah BUMD Jabar.
Dedi Mulyadi menginginkan BUMD Jabar dibentuk holding seperti Danantara.
Namun, satu BUMD tidak masuk holding khusus tersebut nantinya yaitu Bank Jabar Banten (BJB).
Dedi mendorong BUMD Jabar mengikuti konsep Danantara, lantaran banyak yang hanya nama saja, tapi aktivitasnya tidak ada.
"Konsep Danantara merupakan konsep yang akan diikuti oleh Pemprov Jabar, karena banyak BUMD yang namanya ada, tapi aktivitasnya tidak ada" ujar Dedi dikutip dari TribunJabar, Jumat (23/1/2026).
Dedi menyebut ada modal cukup besar dari Pemprov Jabar, namun kondisi Kasnya semua kosong.
Dedi beranggapan, BUMD di Jabar selalu mendapatkan suntikan modal, namun tidak menguntungkan bagi daerah.
"Ada yang mendapat modal cukup besar dari Pemprov Jabar, tapi di kasnya kosong semua. Tetapi asetnya relatif tinggi Rp4 triliun dan itu sebuah nilai strategis," katanya.
Kondisi aset yang relatif tinggi sebesar Rp4 triliun disebut Dedi sebagai nilai strategis.
Namun, Dedi merasa beberapa BUMD di Jabar terlihat tidak transparan dalam mengelola keuangan.
Maka dari itu Dedi menyebut Pemprov Jabar akan mengikuti konsep dari Danantara.
Dedi Mulyadi melihat Danantara bukan hanya lembaga investasi, namun sebagai instrumen.
Di mana suatu instrumen merubah aset pemerintah untuk pembangunan.
Sebagai informasi Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) membawahi Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Saat ini tercatat Provinsi Jabar memiliki 41 BUMD yang bergerak di berbagai sektor.
Beberapa sektor tersebut yakni keuangan, konstruksi, energi, ketahanan pangan, pariwisata, jasa dan lainnya.
Dedi menekankan, pengelolaan BUMD harus mengedepankan aspek independensi dan tidak diintervensi kepentingan politik.
Dedi bahkan tegas mengakui tidak pernah menempatkan orang di BUMD atas dasar kepentingan politik.
"Saya tidak melakukan itu, ketika jadi Gubernur maka Gubernur biasanya pusing untuk menempatkan tim sukses. Maka tim suksesnya jadi direktur BUMD ini, direktur BUMD itu, direktur BUMD ini dan BUMD itu mendapat stimulus dari APBD. Setelah itu ditambah komisaris. Nah, nanti ganti Gubernur, ganti semua, ganti lagi," ucapnya.
"Karena finansial itu harus netral dari intervensi politik dan dari penempatan tim sukses dalam pengelolaan. Dan itu saya lakukan di Jawa Barat. Saya enggak mau itu," sambungnya.
(Tribun-Video.com)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Dedi Mulyadi Bakal Bentuk Danantara Versi Jabar: Banyak BUMD Tak Berikan Keuntungan, https://www.tribunnews.com/bisnis/778....
Program: Tribunnews Update
Host: Alinda Panca
Editor Video: Ramadhan Aji Prakoso
Uploader: Ramadhan Aji Prakoso
Повторяем попытку...
Доступные форматы для скачивания:
Скачать видео
-
Информация по загрузке: