Sosok Dwi Sasetyaningtyas Penerima LPDP Pamer Paspor WNA Sebut 'Anakku Jangan WNI', Terancam Sanksi
Автор: Tribunnews
Загружено: 2026-02-23
Просмотров: 17478
Описание:
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Sosok Dwi Sasetyaningtyas menjadi sorotan seusai pernyataannya viral di media sosial.
Ia yang merupakan alumni Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) memamerkan paspor sang anak yang merupakan WNA lantaran tak ingin keturunannya berkewarganegaraan Indonesia.
Sosok Dwi Sasetyaningtyas viral seusai pernyataannya yang menyebut cukup dirinya saja yang WNI namun sang anak jangan.
“Cukup aku aja yang WNI, anak-anakku jangan. Kita usahakan paspor kuat WNA," ucapnya dalam sebuah video.
Wanita yang akrab disapa Tyas ini pun dinilai menghina dan merendahkan Indonesia.
Dwi Sasetyaningtyas lulus dari Teknik Kimia Institut Teknologi Bandung (ITB).
Ia memulai pendidikan tinggi di ITB pada 2009 dan lulus pada tahun 2013.
Selama kuliah, ia sempat menjadi asisten laboratorium Teknik Kimia selama satu tahun.
Setelah meraih gelar sarjana, Tyas bekerja di perusahaan multinasional P&G sebagai Customer Business Development Manager selama dua tahun.
Pada 2015, ia mendapatkan beasiswa LPDP dan melanjutkan studi S2 di Delft University of Technology, Belanda.
Ia tercatat sebagai penerima LPDP dengan jurusan Sustainable Energy Technology hingga lulus pada 2017.
Tyas dikenal sebagai aktivis sosial yang peduli pada isu lingkungan.
Selama menjalankan kewajiban sebagai awardee LPDP di Indonesia pada 2017–2023, ia menginisiasi penanaman 10 ribu pohon bakau di berbagai pesisir pantai.
Ia juga memberdayakan ibu rumah tangga, agar berpenghasilan dari rumah.
Selain itu, ia juga terlibat dalam penanggulangan bencana di Sumatera dan pembangunan sekolah di NTT.
Tyas mendirikan Sustaination pada 2018 sebagai bisnis produk berbahan ramah lingkungan.
Statusnya adalah Co-founder.
Ia juga dikenal vokal mengkritisi kebijakan pemerintah melalui media sosial.
Ia kini berada di Inggris untuk mendampingi suaminya yang bekerja sebagai Senior Research Consultant di University of Plymouth.
Suaminya, Arya Pamungkas Iwantoro, juga merupakan pemerima LPDP.
Meski sudah meminta maaf, namun pernyataan tersebut menuai polemik.
Bahkan, Tyas dan dan sang suami juga terancam diblacklist dari pemerintahan.
Ia juga terancam harus membayar semua dana LPDP beserta bunganya. (Tribun-Video.com)
https://www.grid.id/read/044355455/pr...
Program: Tribunnews Update
Host: Nila Irda
Editor Video: Valencia Frida
Uploader: Tri Hantoro
Повторяем попытку...
Доступные форматы для скачивания:
Скачать видео
-
Информация по загрузке: