1927 : Kehidupan Para Elit Kolonial dan Buruh Jawa –Tionghoa
Автор: Dark Archive
Загружено: 2025-11-27
Просмотров: 5347
Описание:
PERHATIAN UNTUK PENONTON:
Selamat datang di dokumenter arsip Deli, Sumatra Timur tahun 1927, salah satu pusat perkebunan paling terkenal di Hindia Belanda. Lewat footage orisinal dari Eye Filmmuseum Amsterdam, Failure Channel menghadirkan kembali dunia kolonial yang dibangun di atas komoditas emas saat itu: tembakau Deli.
Di balik citra “kemajuan” perkebunan, kita melihat struktur sosial yang timpang, para pekerja dari berbagai etnis yang didatangkan ke Sumatra, dan kehidupan para direktur Eropa yang hidup dalam dunia yang sama sekali berbeda.
DELI 1927: INDUSTRI TEMBAKAU DALAM BAYANGAN KOLONIAL
Film ini merupakan dokumenter pesanan Bureau voor Tabak, disutradarai oleh Willy Mullens dari Haghe Film (Den Haag). Rekamannya memperlihatkan bagaimana tembakau Deli diproduksi dari awal hingga akhir, sebuah proses industri raksasa yang menjadi kebanggaan Belanda pada masanya.
Namun di balik gambar-gambar yang tampak “tertib dan produktif,” terdapat cerita tentang pekerja-pekerja kontrak dari berbagai etnis yang dipindahkan ke Sumatra oleh industri tembakau. Perkebunan Deli adalah gambaran paling jelas tentang bagaimana ekonomi kolonial berjalan: maju di atas kerja keras para buruh yang jarang mendapat sorotan.
Yang Tersaji dalam Arsip Deli:
° Perkebunan tembakau dan proses penanaman hingga panen
° Para pekerja dari berbagai kelompok etnis yang didatangkan ke Sumatra
° Gudang pengolahan, pengeringan, dan persiapan tembakau ekspor
° Kehidupan para direktur dan staf Barat: rumah besar, klub sosial, dan gaya hidup kolonial
° Struktur sosial perkebunan yang hierarkis: Eropa–mandor–pekerja
INFORMASI ARSIP
Judul Arsip: Tobacco Harvest in Deli (1927)
Sutradara: Willy Mullens
Negara Produksi: Belanda
Tahun Produksi: 1927
Perusahaan Produksi: Haghe Film (Den Haag)
Kode Arsip: FLM65109
Sumber Footage: Eye Filmmuseum, Amsterdam
Restorasi & Narasi: Failure Channel
🎞️ CATATAN SEJARAH
Perkebunan Deli adalah salah satu motor ekonomi utama Hindia Belanda. Dalam film kolonial seperti ini, kita sering melihat gambaran yang indah: tanaman hijau, sistem kerja yang tampak rapi, dan kehidupan elite Eropa yang makmur.
Namun kamera kolonial jarang memperlihatkan sisi lain: keterpaksaan, kontrak kerja, dan ketimpangan kelas yang mengisi kehidupan para pekerja.
Melalui dokumenter ini, Failure Channel mengajak penonton untuk melihat ulang sejarah Deli bukan hanya sebagai kebanggaan industri, tetapi juga sebagai ruang di mana ribuan pekerja menjalani kehidupan berat demi kejayaan ekonomi kolonial.
DISCLAIMER
Seluruh footage berasal dari koleksi domain publik Eye Filmmuseum dan disajikan dalam bentuk aslinya. Beberapa bagian mungkin mengandung istilah atau sudut pandang kolonial yang kini dianggap bermasalah. Video ini ditampilkan untuk kepentingan edukasi, refleksi sejarah, dan dokumentasi visual sesuai prinsip Fair Use.
Tonton sampai akhir dan bagikan pandangan Anda di kolom komentar.
Jika Anda memiliki cerita keluarga tentang Deli, perkebunan, atau migrasi buruh masa kolonial, silakan dibagikan—karena sejarah hanya hidup jika kita terus menyuarakannya.
🔥 Jangan lupa SUBSCRIBE dan AKTIFKAN LONCENG untuk dokumenter sejarah visual lainnya.
🔴 Saksikan potongan sejarah dunia hanya di Failure Channel.
Повторяем попытку...
Доступные форматы для скачивания:
Скачать видео
-
Информация по загрузке: