🔴 LIVE: Rismon Sianipar Minta Maaf dan Mengakui Ijazah Jokowi Asli Ada Embos, Roy Suryo Bereaksi
Автор: Tribun Sulbar Official
Загружено: 2026-03-12
Просмотров: 1442
Описание:
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Ahli digital forensik, Rismon Sianipar, menyampaikan pernyataan mengejutkan terkait ijazah Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo atau Jokowi.
Setelah sebelumnya menyebut ijazah Jokowi palsu, Rismon kini menyatakan bahwa ijazah milik mantan Wali Kota Solo tersebut sebenarnya asli.
Pernyataan itu disampaikannya setelah melakukan penelitian ulang selama dua bulan terakhir.
Awalnya, Rismon mengungkapkan bahwa hasil penelitiannya yang tertuang dalam buku Jokowi’s White Paper bersama pakar telematika Roy Suryo dan pegiat media sosial Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa, ternyata mengandung kesalahan.
Namun ia menegaskan, kesalahan tersebut hanya terdapat pada hasil penelitiannya sendiri, bukan pada penelitian yang dilakukan oleh Roy Suryo maupun Dokter Tifa.
Rismon menjelaskan bahwa penelitiannya bersifat independen dan tidak bergantung pada riset pihak lain.
Karena itu, ia merasa bertanggung jawab untuk menyampaikan koreksi secara terbuka setelah memperoleh data yang lebih lengkap.
Menurutnya, kesalahan dalam analisis sebelumnya terjadi karena sejumlah faktor teknis, seperti rotasi, translasi, resolusi, hingga pencahayaan pada data yang diuji.
Sebagai peneliti, Rismon menegaskan bahwa kebenaran ilmiah harus selalu berpijak pada objektivitas dalam setiap temuan penelitian.
Atas kesalahan tersebut, ia pun menyampaikan permohonan maaf kepada Presiden Jokowi dan keluarganya.
Rismon mengakui bahwa temuan sebelumnya telah menimbulkan polemik dan melukai pihak keluarga Jokowi.
Ia menyampaikan permintaan maaf secara terbuka sebagai bentuk tanggung jawabnya sebagai peneliti.
Lebih lanjut, Rismon menjelaskan bahwa kekeliruan dalam penelitiannya berkaitan dengan analisis watermark dan embos pada ijazah Jokowi.
Setelah melakukan penelitian ulang menggunakan metode yang sama, namun dengan mempertimbangkan variabel seperti rotasi, translasi, serta pencahayaan objek, ia menemukan bahwa watermark dan embos tersebut memang terdapat pada dokumen ijazah Jokowi.
Pengujian ulang itu dilakukan menggunakan metode analisis gradien dan berbagai teknik digital forensik lainnya.
Dari hasil penelitian terbaru tersebut, Rismon menyimpulkan bahwa dugaan mengenai keaslian atau authenticity ijazah Jokowi tidak terbukti secara digital forensik.
Dengan kata lain, temuan terbaru itu menyanggah kesimpulan yang sebelumnya ia tuliskan dalam buku Jokowi’s White Paper.
Rismon juga menyebut bahwa kesalahan dalam penelitian merupakan bagian dari dinamika dunia akademik yang selalu berkembang dan terbuka terhadap pembaruan.
Ia menambahkan bahwa hasil temuan terbarunya telah disampaikan kepada penyidik Polda Metro Jaya pada Rabu, 11 Maret 2026.
Di akhir pernyataannya, Rismon menegaskan bahwa penelitian yang ia lakukan selama ini tidak memiliki motif politik.
Menurutnya, penelitian tersebut murni dilakukan karena rasa ingin tahu sebagai seorang peneliti.
Sebelumnya, selain mengakui ijazah Jokowi asli, Rismon juga mengajukan permohonan keadilan restoratif atau restorative justice kepada Polda Metro Jaya.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imanudin, mengatakan bahwa permohonan tersebut telah diajukan sejak pekan lalu.
Rismon bersama kuasa hukumnya bahkan telah mendatangi Polda Metro Jaya untuk menanyakan perkembangan proses pengajuan restorative justice tersebut.
(Tribun-Video.com)
https://www.tribunnews.com/nasional/7...
Program: Live Tribunnews Update
Host: Rima Anggi Pratiwi
Editor Video: Rahmat Gilang Maulana
Uploader:Indra Mahendra
Повторяем попытку...
Доступные форматы для скачивания:
Скачать видео
-
Информация по загрузке: