Mutusake - Ni Made Ayu Dwi Sattvitri
Автор: Insitu Recordings
Загружено: 2026-02-08
Просмотров: 234
Описание:
A cicak's tail detached suddenly, wriggling erratically and disrupting our concentration. Startled by its movement, our hands struck the keys of the gamelan erratically, producing dissonant notes. Everyone expressed surprise, and one hand spontaneously struck keys, producing a jumbled mix of notes. We quickly moved away from the tail, the lingering echoes of our final notes sounding as if the music had been cut short, just like the cicak's tail.
This experience inspired me to express the surprising and unpredictable wriggling of that cicak's tail in a composition. I chose gender wayang instruments and the melody Cecek Megelut, which served as its foundation. The tail's detachment and our surprise is depicted in a series of expressive notes that evoke uncertain feelings. Imagine two cicak's struggling, whether fighting or mating, and then shedding their tails in surprise when someone observes them.
Seekor cicak meninggalkan ekornya secepat kilat bergeliatan tak tentu arah sontak membuyarkan konsentrasi kami. Terkejut dengan gerak ekor cicak, tangan pun demikian spontan memukul bilah-bilah gamelan tak tentu nada. Semuanya mengekspresikan keterkejutan, sebelah tangan spontan memukul bilahan daun dengan nada baur. Secepat dapatnya menjauh meninggalkan ekor cicak dan gaungan nada terakhir yang sempat terjamah oleh pukulan, seolah gending yang dimainkan terpotong layaknya ekor cicak.
Sedemikian pengalaman pada saat itu, terbesit ide untuk menuangkan nada keterkejutan ekspresi kegeliatan ekor cicak. Gamelan Gender Wayang menjadi pilihan dengan gending Gender Wayang Cecek Megelut menjadi dasar pijakan inspirasi agar selaras dengan ide yang dituangkan. Ibaratkan dua ekor cicak yang bergelutan entah berkelahi ataupun sedang memadu kasih melepaskan ekornya karena terkejut ketika ada yang melihat keberadaannya. Ekspresi keterkejutan lepasnya ekor cicak digambarkan dalam rangkaian nada ekspresif meninggalkan rasa tak tentu layaknya geliatan ekor cicak. Bergerak tak tentu arah meninggalkan potongan ekor dengan rasa tak tentu dalam rangkaian nada ekspresif Mutusake.
Composer: Ni Made Ayu Dwi Sattvitri (Sattvitri)
Discover the composer here: https://insiturecordings.org/contribu...
Musicians:
Komposer: Ni Made Ayu Dwi Sattvitri (Sattvitri)
Ansambel: gender wayang
Musisi: Ni Made Ayu Dwi Sattvitri, I Putu Prakash Narendra Putra Artana, Komang Mahendra Adi Putra, Kadek Dwi Segara Putra
👉 For more info about this release, visit: https://insiturecordings.org/release/...
Find this release on Soundcloud: ** get link when published **
🔊 Support the artists with a purchase from Bandcamp: https://insitu-recordings.bandcamp.co...
Who we are: Founded in 2016, Insitu Recordings has sought to empower individuals and communities creating and performing Indonesian musics, to foster collaboration between artists, and to raise awareness and appreciation of such activities across the globe.
What we do: We hope to cultivate a transnational space of like-minded individuals who seek to support and participate in intercultural creativity and collaboration.
🎧 Learn about our other work at: https://insiturecordings.org/
Support the organization with a donation: https://www.paypal.com/donate/?hosted...
Production Credits:
Recording session coordinator(s): I Putu Gede Sukaryana (Balot)
Recording date(s): 2023/07/26
Recording location(s): Museum Wiswakarma
Audio recording: Zachary Hejny, Jonathan Adams
Video recording: I Putu Gede Sukaryana (Balot)
Crew: Pande Kadek Ega Sasdicka (Dega Pande), Ethan Rohl
Audio mixing: Jonathan Adams
Audio mastering: Jonathan Adams
Video editing: I Putu Gede Sukaryana (Balot)
Photography: Jonathan Adams, Ethan Rohl
Cover art: Jonathan Adams
Повторяем попытку...
Доступные форматы для скачивания:
Скачать видео
-
Информация по загрузке: