Pepesan Kosong Liverpool, Dominasi Tak Lagi Menjamin Kemenangan di Anfield
Автор: Tribun Sulbar Official
Загружено: 2026-01-18
Просмотров: 445
Описание:
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUNNEWS.COM - Liverpool kembali menelan kekecewaan di Anfield. Bukan karena kalah, melainkan karena hasil imbang yang terus berulang.
Liverpool gagal mencatatkan kemenangan saat menjamu Burnley, tim peringkat ke-19 yang kini berada di zona merah klasemen Liga Inggris.
Gol Marcus Edwards (65') memupus keunggulan Liverpool yang dicetak oleh Florian Wirtz di babak pertama (42') pada pekan ke-22 Liga Inggris, Minggu (18/1/2026).
Hasil imbang ini seolah menegaskan satu kenyataan pahit: Liverpool masih jauh dari level dominan yang membawa mereka menjadi juara Liga Inggris musim lalu.
Melawan Burnley, secara statistik, The Reds memang tampak superior. Mereka melepaskan 32 tembakan dengan expected goals (xG) mencapai 2,96 setelah menguasai permainan 70 persen.
Namun angka-angka itu menipu bak pepesan kosong. Liverpool gagal untuk benar-benar menguji kiper Burnley, Martin Dubravka.
Dominik Szoboszlai menyia-nyiakan penalti di babak pertama, sebelum Florian Wirtz sempat memberi harapan lewat gol pembuka.
Setelah gol, masalah klasik kembali muncul. Burnley bermain dengan blok rendah, bertahan rapat, dan menunggu momen.
Strategi itu terbukti efektif, membuat Liverpool kesulitan seperti yang sudah sering dialami musim ini.
Saat peluang datang, Edwards memaksimalkannya dengan penyelesaian cerdik yang menaklukkan Alisson. Satu kesempatan, satu gol—cukup untuk meredam dominasi Liverpool.
Situasi ini bukan kejadian tunggal. Di bawah Arne Slot, Liverpool justru kerap terpeleset di kandang sendiri.
Leeds, Nottingham Forest, Sunderland, hingga Burnley berhasil pulang dari Anfield tanpa kekalahan. Bagi tim yang menyandang status juara bertahan, catatan ini jelas mengkhawatirkan.
Saat melawan Sunderlans, Liverpool menguasai 68 persen penguasaan bola dan mencatatkan 23 tembakkan, berbanding 9 milik lawan.
Lalu melawan Leeds, The Reds membuat 19 tembakan setelah mencapai 68 persen penguasaan bola. Sementara Leeds yang hanya 32 persen membuat empat tembakan tapi mampu menahan imbang 0-0.
Melawan Nottingham lebih parah lagi. Tim Arnse Slot menguasai 75% bila dan melepaskan 21 tembakan.
Editor Video: Indra Mahendra
Sumber: Tribunnews.com / @liverpoolfc
Naskah: Arif Tio Buqi Abdulah
https://www.tribunnews.com/superskor/....
Повторяем попытку...
Доступные форматы для скачивания:
Скачать видео
-
Информация по загрузке: