Putin Tawarkan Bantuan soal Pengayaan Nuklir Iran, Trump: Lebih Baik Fokus Akhiri Perang Ukraina
Автор: Tribunnews
Загружено: 2026-04-29
Просмотров: 147471
Описание:
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dan Presiden Rusia, Vladimir Putin, melakukan pembicaraan telepon selama lebih dari 90 menit pada Rabu.
Dalam percakapan tersebut, keduanya membahas konflik di Iran serta peluang gencatan senjata sementara di Ukraine.
Pihak Kremlin menyebut, Putin menilai potensi operasi darat Amerika Serikat di Iran sebagai langkah berbahaya.
Namun, ia menyambut keputusan Trump untuk memperpanjang gencatan senjata di kawasan tersebut.
Trump sendiri menyebut percakapannya dengan Putin sebagai “sangat baik” dan berlangsung hangat.
Dalam pembicaraan itu, Putin juga menawarkan bantuan untuk memindahkan uranium Iran ke Rusia.
Namun Trump menegaskan, ia lebih ingin Rusia fokus mengakhiri perang di Ukraina.
Trump bahkan kembali mengklaim bahwa kesepakatan damai antara Rusia dan Ukraina sudah semakin dekat.
Meski begitu, hingga kini kedua pihak masih jauh dari kata sepakat.
Putin tetap bersikeras Ukraina harus menyerahkan wilayah yang saat ini dikuasai Rusia, termasuk di kawasan Donbas.
Sementara Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, menolak keras tuntutan tersebut.
Di tengah kebuntuan diplomasi, Rusia disebut masih memegang inisiatif di medan perang.
Namun analis militer menilai tidak ada pihak yang benar-benar unggul, dengan kedua negara sama-sama mengalami kerugian besar.
Sementara itu, serangan drone jarak jauh Ukraina ke wilayah Rusia masih terus terjadi hampir setiap hari.
Situasi ini membuat rencana gencatan senjata sementara, termasuk saat peringatan Hari Kemenangan 9 Mei, dipandang skeptis oleh Ukraina.
Sebelumnya, Ukraina menilai gencatan senjata jangka pendek hanya dimanfaatkan Rusia untuk menyusun kembali kekuatan militernya.
Di sisi lain, pernyataan Trump kembali menuai kontroversi setelah ia menyebut militer Ukraina telah “dikalahkan”.
Pernyataan tersebut dinilai membingungkan dan memicu spekulasi publik.
Apakah ini bagian dari strategi politik, atau sekadar kesalahan penyampaian?
Yang jelas, dinamika geopolitik antara Amerika Serikat, Rusia, Ukraina, dan Iran masih terus memanas.
(Tribun-Video.com)
Program: Tribunnews Update
Editor Video: dharma aji yudhaningrat
Uploader: Tri Hantoro
#viory
Повторяем попытку...
Доступные форматы для скачивания:
Скачать видео
-
Информация по загрузке: