Ketika Dunia Non-Muslim Mengajarkan Kita Makna Kemanusiaan Dan Hakekat Keislaman | Habib Ahmad
Автор: Al Hawthah Al Jindaniyah
Загружено: 2026-02-26
Просмотров: 999
Описание:
Pada krisis pengungsi Suriah yang memuncak antara tahun 2015–2016, ketika ribuan pengungsi Muslim Suriah terombang-ambing di lautan Mediterania, banyak di antara mereka — termasuk anak-anak kecil — kehilangan nyawa dalam perjalanan yang penuh penderitaan. Pada saat itu, sebagian negara-negara Islam justru menutup pintu bagi para pengungsi tersebut.
Di saat yang sama, sejumlah negara di Eropa — yang sering disebut sebagai negara non-Muslim — membuka hati, dada, dan pintu negeri mereka secara luas untuk menerima para pengungsi, sebagai bentuk tanggung jawab kemanusiaan dan solidaritas terhadap tragedi yang sedang berlangsung.
⸻
Lalu, siapakah yang sesungguhnya sedang menjalankan nilai-nilai Islam?
Apakah umat Islam hari ini benar-benar menghidupkan esensi Islam, ataukah hanya memegang atribut dan identitasnya semata?
Asy Syaikh Muhammad Said Ramadan al-Buti pernah berkata:
أنا لا أدري هل الإسلام الذي ندافع عنه اليوم هو الإسلام بحد ذاته الذي دافع عنه الصحابة؟
“Aku tidak tahu, apakah Islam yang kita bela dan perjuangkan hari ini benar-benar Islam yang sama dengan Islam yang dahulu dibela dan diperjuangkan oleh para sahabat?”
Pertanyaan itu bukan untuk menjatuhkan, tetapi untuk menggugah. Bukan untuk menghina umat, tetapi untuk mengajak bermuhasabah: apakah rahmat, keadilan, dan kemuliaan akhlak yang menjadi ruh Islam benar-benar telah kita hidupkan, ataukah kita hanya sibuk mempertahankan nama tanpa menghadirkan maknanya?
Повторяем попытку...
Доступные форматы для скачивания:
Скачать видео
-
Информация по загрузке: