Hidup Sedang Dibentuk, Bukan Diuji - Whitehead
Автор: Pustaka Matahari
Загружено: 2024-01-22
Просмотров: 5489
Описание:
Pemikiran Whitehead mengajak kita memandang kenyataan bukan sebagai kumpulan benda yang diam dan pasti, melainkan sebagai arus peristiwa, pengalaman, dan proses yang terus-menerus menjadi. Segala sesuatu—dari partikel terkecil hingga kehidupan manusia—hadir sebagai momen yang saling menanggapi, saling membentuk, dan saling memberi makna. Identitas manusia pun bukan substansi yang tetap, melainkan pola hidup yang lahir dari cara kita mengapropriasi pengalaman, nilai, dan relasi dengan dunia.
Dalam kerangka ini, pengalaman selalu lebih kaya daripada pengetahuan, karena ia melibatkan nalar, rasa, imajinasi, dan nilai sekaligus. Tuhan tidak dibayangkan sebagai penguasa jauh dan statis, tetapi sebagai pendamping agung yang terlibat, menampung, dan ikut digerakkan oleh sejarah dunia. Moralitas, akhirnya, bukan sekadar ketaatan pada norma, melainkan usaha kreatif untuk meningkatkan mutu kehidupan—menciptakan harmoni di tengah kontras, penderitaan, dan perubahan—dalam sebuah dunia yang tidak pernah selesai, tetapi selalu terbuka untuk menjadi lebih bermakna.
Catatan Kuliah: https://ytpustakamatahari.blogspot.co...
Full Season Kursus: "Sejarah Filsafat Kontemporer" - Bambang I. Sugiharto: https://ytpustakamatahari.blogspot.co...
[00:00] Pengantar: Whitehead dan Sains Mutakhir Membahas bagaimana pemikiran Whitehead memberikan kerangka filosofis (worldview) bagi temuan-temuan baru dalam fisika kuantum dan biologi yang seringkali terfragmentasi.
[01:29] Ontologi Peristiwa (The Ontology of Events) Peralihan pemahaman unit dasar kenyataan dari atom/partikel/gelombang menjadi "peristiwa" (occasion/event). Realitas pada level mikro maupun makro pada dasarnya adalah kekosongan dan gerakan.
[05:42] Satuan Aktual (Actual Entities) Penjelasan mengenai inti terkecil realitas sebagai satuan pengalaman atau Actual Entities. Kehidupan adalah proses "menjadi" (becoming) yang terus-menerus dalam sistem yang saling berkaitan.
[10:05] Dua Level Proses: Mikroskopis dan Makroskopis
Mikro: Proses Concrescence atau subjektifikasi, di mana unsur-unsur menyatu menjadi individu.
Makro: Proses transisi atau objektifikasi (gerak keluar), di mana subjek yang selesai menjadi data objektif bagi entitas lain (misalnya, kematian yang memberi kehidupan bagi yang lain).
[16:53] Pertumbuhan Melalui Apropriasi Bagaimana satuan aktual tumbuh dengan cara mengadopsi (appropriation) unsur-unsur dari luar secara selektif dan kreatif untuk membentuk diri.
[22:22] Prehensi (Prehension) dan Feeling Konsep Prehension sebagai proses menangkap atau merasakan (Feeling) segala unsur realitas. Istilah Feeling digunakan untuk menggambarkan kompleksitas persepsi yang melibatkan emosi, seleksi, dan subjektivitas, bukan sekadar kognisi rasional.
[30:00] Konsep Tuhan: Kodrat Primordial (Primordial Nature) Tuhan sebagai awal dari segala sesuatu, daya kreatif yang menyediakan segala kemungkinan yang dapat diwujudkan.
[33:19] Konsep Tuhan: Kodrat Konsekuen (Consequent Nature) Tuhan sebagai akhir yang menampung segala hasil evolusi proses. Tuhan ikut berevolusi dan merasakan proses dunia.
[35:07] Tuhan sebagai The Great Companion & Fellow Sufferer Tuhan bukan penguasa yang jauh, melainkan "Sahabat Agung" dan "Sesama Penderita yang Mengerti" (The fellow sufferer who understands), yang membiarkan diri-Nya dibentuk oleh peristiwa dunia.
[40:37] Objek-Objek Abadi (Eternal Objects) Sisi Platonik Whitehead: adanya potensi murni (pure potentials) seperti warna, nilai, atau konsep yang mewujud dalam satuan aktual (mirip dunia ide Plato).
[45:45] Identitas Manusia dan Subjektivitas Identitas bukanlah substansi permanen, melainkan pola sementara atau style. Subjektivitas adalah inti keberadaan yang unik, namun selalu dibentuk oleh dan membentuk subjek-subjek lain (akumulasi pengalaman masa lalu).
[56:32] Pengalaman vs. Pengetahuan (Logika Hati) Pengalaman konkret lebih kaya dan kompleks daripada pengetahuan sains yang abstrak. Whitehead menekankan pentingnya intuisi atau "Logika Hati" (Logic of the Heart ala Pascal) untuk memahami kontradiksi kehidupan yang tidak bisa ditangkap logika matematis hitam-putih.
[01:05:35] Dunia Nilai dan Moralitas Dunia nilai (etika, estetika, religius) bersifat tidak pasti dan terus berubah. Moralitas bukan sekadar ketaatan pada norma statis, melainkan upaya kreatif menciptakan "mutu hidup" dan "bobot kehidupan".
[01:14:41] Moralitas sebagai Harmoni Kontras Inti moralitas adalah kemampuan mengharmoniskan pola-pola yang kontras (seperti kebahagiaan vs penderitaan, perbedaan ideologi) untuk mencapai kedalaman pengalaman dan ideal baru sesuai konteks.
Seri Kuliah mengenai Sejarah Filsafat Masa Kini bersama narasumber Prof. Dr. Ignatius Bambang Sugiharto. Mata Kuliah Mahasiswa S1-Unpar, Bandung. 19 April 2012.
Повторяем попытку...
Доступные форматы для скачивания:
Скачать видео
-
Информация по загрузке: