IBU ODGJ YANG TEWASKAN SATPOL PP UNGKAP KONDISI SANG ANAK SELAMA DI RUMAH
Автор: Tribun Jogja Official
Загружено: 2026-02-06
Просмотров: 1003
Описание:
IBU ODGJ YANG TEWASKAN SATPOL PP UNGKAP KONDISI SANG ANAK SELAMA DI RUMAH
Seorang anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kebumen meninggal dunia saat mengevakuasi Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Desa Krakal, Kecamatan Alian.
Petugas bernama Mochamad Faik tersebut meninggal dunia akibat luka senjata tajam setelah diserang ODGJ yang hendak diamankan.
Peristiwa ini meninggalkan duka mendalam bagi banyak pihak, sekaligus memicu pertanyaan bagaimana kondisi ODGJ tersebut sehingga bisa melakukan penyerangan mematikan.
Terkait hal tersebut, ibu kandung ODGJ yang terlibat penyerangan ini akhirnya angkat bicara mengenai kondisi anaknya.
Perempuan bernama Mursiyah mengungkapkan bahwa anaknya telah lama mengalami gangguan kejiwaan.
Menurutnya, kondisi tersebut sudah berlangsung hampir 10 tahun dan memengaruhi perilaku sang anak dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam keterangannya hari Kamis 5 Februari 2026, Mursiyah menerangkan, sang anak kerap kali berperilaku tak terkendali.
Emosinya mudah meledak dan ucapan yang keluar sering kali tidak beraturan, sehingga membuat keluarga hidup dalam rasa cemas.
Dia mengungkapkan sangat terpukul dengan peristiwa yang menewaskan anggota Satpol PP Kebumen tersebut.
Mursiyah menegaskan bahwa keluarga tidak pernah menginginkan kejadian tragis itu terjadi dan menyadari kondisi kejiwaan anaknya membuat yang bersangkutan tidak mampu berpikir secara normal.
Sebagaimana diketahui, nsiden tragis itu terjadi pada hari Senin 2 Februari 2026 sekitar pukul 14.00 WIB di Dukuh Krajan RT 002 RW 003, Desa Krakal, Kecamatan Alian.
Mochamad Faik, tenaga non-ASN Satpol PP Kebumen, gugur saat mengikuti proses evakuasi ODGJ bersama tim gabungan.
Tim evakuasi terdiri dari tiga anggota Polsek Alian, dua anggota Koramil Alian, lima personel Satpol PP, perangkat pemerintah desa, tenaga kesehatan dari Puskesmas Alian, serta pihak keluarga ODGJ.
Proses penanganan awalnya direncanakan berjalan dengan pendekatan persuasif.
Namun, situasi mendadak berubah ketika ODGJ bernama Ruwadi hendak diamankan dan dimasukkan ke dalam ambulans.
Secara tiba-tiba, dia mengamuk dan melakukan penyerangan terhadap petugas di lokasi.
Pelaku diketahui membawa sejumlah senjata tajam dan benda tumpul, di antaranya sabit, pisau daging, dan linggis.
Dalam kejadian tersebut, Mochamad Faik terkena sabetan senjata tajam di bagian leher sebelah kiri.
Korban sempat mendapatkan pertolongan pertama di Puskesmas Alian sebelum kemudian dirujuk ke RS Jenderal Soedirman.
Namun, sekitar 30 menit setelah tiba di rumah sakit, korban dinyatakan meninggal dunia. (*)
Produser : Ibnu Taufik Juwariyanto
Penulis : Mona Kriesdinar
Program : Tribun Jogja News
Host : Noristera
Editor : Afiffudin
Uploader : Afiffudin
Sumber : kompas
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
Повторяем попытку...
Доступные форматы для скачивания:
Скачать видео
-
Информация по загрузке: