Profil Ponpes Al Khoziny Buduran Sidoarjo, Pondok Berusia 1 Abad Pencetak Ulama
Автор: Tribun Singkawang
Загружено: 2025-09-30
Просмотров: 16482
Описание:
Keluarga besar Pondok Pesantren Al Khoziny Buduran, Kabupaten Sidoarjo, tengah berduka. Bangunan 3 lantai yang di antaranya dipakai sebagai musala ambruk pada Senin, 29 September 2025, menimpa lebih dari 100 santri yang tengah salat Asar berjemaah.
Berdasarkan data sementara dari Kantor SAR Surabaya, sebanyak 100 santri jadi korban dalam peristiwa itu. 99 orang mengalami luka-luka dan dirawat di beberapa rumah sakit. Sementata satu korban dilaporkan meninggal dunia. Proses evakuasi masih terus dilakukan pada Selasa, 30 September 2025.
Kesedihan atas ambruknya musala di Ponpes Al Khoziny tak hanya dirasakan keluarga besar, santri, wali santri, dan alumni pesantren tersebut. Tapi juga dirasakan banyak masyaraiat, terutama kalangan Nahdlatul Ulama dan komunitas pesantren.
Apalagi, Ponpes Al Khoziny adalah salah satu pondok pesantren tua di Jawa Timur, yang telah mencetak banyak ulama Nusantara. Sejarah dan usianya sudah satu abad menandakan betapa besar kontribusi pesantren tersebut di bidang pendidikan dan pencetakan generasi berkarakter.
Melansir dari laman NU Online Jatim (jaringan website resmi PBNU, NU Online), Moch Rofii Boenawi dalam Mengulik Sejarah Pesantren Al Khoziny Buduran, Melampaui Usia 1 Abad, menulis bahwa pesantren yang kini diasuh oleh KHR Abdus Salam Mujib itu berdiri antara tahun 1926 dan 1927.
Rofii menyebut, tahun berdirinya Ponpes Al Khoziny itu masih perlu diteliti lagi. Sebab, berdasarkan penuturan pengasuh pesantren tersebut, KH Abdus Salam Mujib, di beberapa jurnal dan artikel, Rofii mengatakan Ponpes Al Khoziny sudah ada sejak tahun 1920.
Ponpes Al Khoziny didirikan oleh KHR Khozin Khouruddin (masyarakat setempat memanggil Kiai Khozin Sepuh), menantu dari Pengasuh Ponpes Siwalanpanji, KH Ya'qub. Pesantren Siwalanpanji sendiri usianya lebih tua dari Al Khoziny.
Sejumlah ulama besar Nusantara pernah nyantri di pesantren tersebut. Di antaranya pendiri NU KH Hasyim Asyari, pendiri dan penggerak NU KH Abdul Wahab Chasbullah, KH As'ad Syamsul Arifin Situbondo, KH Dimyati Banten, dan beberapa ulama besar lainnya.
Menurut cerita lisan di kalangan Nahdliyin, Ponpes Al Khoziny didirikan oleh Kiai Khozin untuk dipersembahkan kepada putranya, KHR Moh Abbas, yang pulang belajar dari Makkah. Awalnya hanya didirikan rumah untuk Kiai Abbas, namun lama-lama banyak santri yang mengaji sehingga kemudian menjadi pesantren.
#ponpesalkhoziny #sidoarjo #emildardak #jatim #bangunanambruk #beritaterbaru #evakuasikorban #musibah #jatimberduka #newsupdate
Simak berita selengkapnya di http://pontianak.tribunnews.com/
Simak Video Viral lainnya https://pontianak.tribunnews.com/topi...
Program: -
Host: -
Editor Video: govinda
Uploader: -
Ikuti saluran Tribun Pontianak di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaLd...
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
Follow us:
Instagram: / tribunsingkawangofficial
Facebook: / tribunsingkawangupdate
Twitter: / tribunpontianak
TikTok: / tribunsingkawang
Terima Kasih Telah Subscribe, Like, dan comment konten-konten menarik dari Kami.
Повторяем попытку...
Доступные форматы для скачивания:
Скачать видео
-
Информация по загрузке: