Sejarah Terbelahnya Sudan
Автор: Litotesku
Загружено: 2025-08-15
Просмотров: 91972
Описание: Sudan terbagi menjadi dua negara pada tahun 2011 setelah konflik panjang yang melibatkan perbedaan etnis, agama, dan politik antara wilayah utara dan selatan. Wilayah utara mayoritas berpenduduk Arab Muslim dengan pusat kekuasaan di Khartoum, sementara selatan didominasi oleh etnis Afrika beragama Kristen dan animis. Ketegangan mulai memuncak sejak masa kolonial Inggris-Mesir, di mana kebijakan pemerintahan cenderung memisahkan pembangunan dan administrasi kedua wilayah. Setelah Sudan merdeka pada tahun 1956, kebijakan sentralisasi di bawah pemerintahan utara memicu ketidakpuasan di selatan, yang kemudian berkembang menjadi perang saudara pertama pada 1955–1972 dan dilanjutkan dengan perang saudara kedua pada 1983–2005. Kesepakatan damai yang dicapai melalui Comprehensive Peace Agreement (CPA) tahun 2005 menjadi titik awal menuju pemisahan. Perjanjian ini memberikan otonomi luas bagi Sudan Selatan serta hak untuk mengadakan referendum kemerdekaan. Pada Januari 2011, referendum tersebut menghasilkan dukungan besar, sekitar 98,83% rakyat Sudan Selatan memilih untuk merdeka. Akhirnya, pada 9 Juli 2011, Sudan Selatan resmi menjadi negara berdaulat. Namun, meskipun perpecahan ini mengakhiri salah satu konflik terpanjang di Afrika, kedua negara tetap menghadapi tantangan besar seperti perselisihan perbatasan, sengketa sumber daya minyak, dan ketidakstabilan politik internal.
Повторяем попытку...
Доступные форматы для скачивания:
Скачать видео
-
Информация по загрузке: