Update Perbaikan Jalur Gumitir Jember, Masuki Tahap Pengeboran Tanah di Tepi Jurang
Автор: SURYAMALANG. com (SURYAMALANG.com)
Загружено: 2025-08-05
Просмотров: 1693
Описание:
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
SURYAMALANG.COM - Memasuki hari ke-12 proyek perbaikan jalan di Jalur Gumitir, Jember, Jawa Timur, telah sampai pada tahap pengeboran tanah di tepi jurang, menggunakan teknologi bored pile untuk memperkuat struktur jalan.
Jalur Gumitir telah ditutup total sejak 24 Juli 2025, untuk perbaikan oleh PT Rajendra Pratama Jaya selaku kontraktor pelaksana.
Pengeboran dilakukan menggunakan dua unit alat berat bored pile serta satu unit excavator.
Menurut Indra Wahyudi, teknisi bored pile di lokasi, hingga Senin (4/8/2025), sebanyak 18 titik sudah berhasil dibor dan dicor.
"Sebanyak 18 titik telah selesai dilakukan pengeboran dan pengecoran," ujar Indra.
Indra menjelaskan, target awal adalah satu titik pengeboran dan pengecoran per hari untuk setiap unit alat berat. Namun dalam praktiknya, produktivitas justru melampaui target tersebut.
"Alhamdulillah, hingga pukul 12 malam kami bisa menyelesaikan dua titik untuk satu alat. Jadi total empat titik per hari dengan dua alat," jelasnya.
Salah satu tantangan terbesar dalam proses pengecoran, kata Indra, adalah kondisi cuaca. Hujan menyebabkan area proyek menjadi sangat licin dan berisiko menghambat pekerjaan.
"Saat hujan, lokasi sangat licin sehingga pengecoran agak sulit. Tapi untuk pengeboran sejauh ini masih berjalan lancar," imbuhnya.
Pengeboran dilakukan hingga kedalaman 33 meter dengan diameter 80 sentimeter, tepatnya di kilometer 233+500 Jalur Gumitir.
Sebanyak 12 personel dilibatkan dalam pekerjaan ini, terbagi dalam dua tim untuk masing-masing unit alat.
"Satu unit bored pile terdiri dari lima orang, ditambah satu operator excavator. Jadi enam orang per alat," jelas Indra.
Andre Pandora, penanggung jawab proyek di lapangan, mengatakan jika cuaca tetap mendukung, pekerjaan pengeboran bisa rampung dalam waktu kurang dari dua bulan. Namun, pembukaan kembali Jalur Gumitir tetap dijadwalkan pada 24 September 2025.
"Meski pengeboran bisa selesai lebih cepat, jalan tetap akan kami buka 24 September. Karena setelahnya, permukaan jalan juga akan diperbarui," jelas Andre.
Ia menjelaskan tekstur tanah di bawah permukaan jalan lama mengalami keretakan, yang berpotensi membahayakan pengguna jalan.
"Kemiringan tanah yang ideal biasanya 2–3 persen. Tapi di lokasi, tingkat kemiringannya mencapai 13 persen," ungkap Andre.
Oleh sebab itu, aspal lama akan dibongkar total dan diganti dengan tiga lapis aspal agregat baru. Hal ini penting untuk menjaga kestabilan struktur, terutama karena lokasi proyek berada di kawasan tebing.
"Pemasangan bored pile harus benar-benar lurus. Kalau ada kemiringan, risikonya besar karena posisinya di tebing," ujarnya.
Semula pengeboran direncanakan dilakukan di 55 titik, khususnya di area tikungan Mbah Sengo, namun rencana tersebut mengalami perubahan karena longsor yang terjadi akibat hujan.
"Karena ada tebing longsor, maka pengeboran ditambah lima titik. Jadi total ada 60 titik pengeboran di sepanjang 109 meter," papar Andre.
Host: Cindy
VP: Rizky
Reporter: Imam Nawawi
Baca Selengkapnya: https://jatim-timur.tribunnews.com/20....
WEBSITE:
http://suryamalang.com/
INSTAGRAM:
/ suryamalang
FACEBOOK:
/ suryamalang.tribun
#suryamalang
#malang
#ngalam
Повторяем попытку...
Доступные форматы для скачивания:
Скачать видео
-
Информация по загрузке: