Chandra | Pertanian Padi Sistem Jajar Legowo 2 : 1 Teknologi Asli Indonesia
Автор: Gadis Petani
Загружено: 2025-05-27
Просмотров: 186
Описание:
Sistem tanam jajar legowo adalah cara tanam padi sawah yang memiliki beberapa barisan tanaman kemudian diselingi oleh 1 baris kosong dimana jarak tanam pada barisan pinggir ½ kali jarak tanaman pada baris tengah. Teknologi tanam Jajar Legowo merupakan rekayasa teknologi untuk memperbaiki produktivitas usahatani padi. Teknologi ini merupakan perbaikan dari sistem tanam tegel yang selama ini sudah diterapkan oleh
petani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rumpun padi yang berada di barisan pinggir hasilnya 1,5-2 kali lipat lebih tinggi dibandingkan produksi rumpun padi yang berada di bagian dalam.
Dari beberapa hasil penelitian ternyata penggunaan sistem tanam jajar legowo dapat meningkatkan produksi 10 – 15% dari sistem tegel. Hasil penelitian di Sukamandi (Subang, Jawa Barat) selama dua musim menunjukkan sistem tanam jajar legowo meningkatkan hasil padi sawah 1,9 - 29,0% pada MK 2007 dan 2,4 - 11,3% pada MK 2008. Untuk padi rawa pada MK 2008 peningkatan hasil berkisar antara 3,9 - 8,0%., dan untuk padi gogo 4,1-6,2%. Kenaikan hasil tersebut disebabkan populasi tanaman pada jajar legowo (333.333 rumpun/ha) lebih banyak dibandingkan cara tanam tegel (250.000 rumpun/ha). Disamping itu sistem Legowo yang memberikan ruang yang luas (lorong) sangat cocok dikombinasikan dengan pemeliharaan ikan (minapadi Legowo). Hasil ikan yang diperoleh mampu menutup sebagian biaya usahatani, sehingga dapat meningkatkan pendapatan petani.
Prinsip dari sistem tanam jajar legowo adalah pemberian kondisi pada setiap barisan tanam padi untuk mengalami pengaruh sebagai tanaman barisan pinggir. Umumnya tanaman pinggir menunjukkan hasil lebih tinggi daripada tanaman di bagian dalam barisan. Tanaman pinggir juga menunjukkan pertumbuhan yang lebih baik karena kurangnya persaingan tanaman antar barisan. Selain itu, tanaman yang berada di pinggir
diharapkan memberikan produksi yang lebih tinggi dan kualitas gabah yang lebih baik, mengingat pada sistem tanam jajar legowo terdapat ruang terbuka seluas 25-50%, sehingga tanaman dapat menerima sinar matahari secara optimal yang berguna dalam proses fotosintesis
Tujuan Sistem Tanam Jajar Legowo
1. Memanfaatkan sinar matahari bagi tanaman yang berada pada bagian pinggir barisan. Semakin banyak sinar matahari yang mengenai tanaman, maka proses fotosintesis oleh daun tanaman akan semakin tinggi sehingga akan mendapatkan bobot buah yang lebih berat.
2. Mengurangi kemungkinan serangan hama, terutama tikus. Pada lahan yang relatif terbuka, hama tikus kurang suka tinggal di dalamnya.
3. Menekan serangan penyakit. Pada lahan yang relatif terbuka, kelembaban akan semakin berkurang, sehingga serangan penyakit juga akan berkurang.
4. Mempermudah pelaksanaan pemupukan dan pengendalian hama / penyakit. Posisi orang yang melaksakan pemupukan dan pengendalian hama / penyakit bisa leluasa pada barisan kosong di antara 2 barisan legowo.
5. Menambah populasi tanaman. Misal pada legowo 2 : 1, populasi tanaman akan bertambah sekitar 30 %. Bertambahnya populasi tanaman akan memberikan harapan peningkatan produktivitas hasil.
Keuntungan Sistem Tanam Jajar Legowo
1. Semua tanaman berada pada pinggir dimana biasanya setiap tanaman yang berada pada pinggir memberikan hasil yang tinggi
2. Sistem tanaman berbaris ini memberi kemudahan petani dalam pengelolaan usahataninya seperti: pemupukan susulan, penyiangan, pelaksanaan pengendalian hama dan penyakit (penyemprotan). Disamping itu juga lebih mudah dalam mengendalikan hama tikus.
3. Menyediakan ruang kosong untuk pengaturan air, saluran pengumpul keong emas atau mina padi.
4. Meningkatkan populasi tanaman padi antara 20 – 60% daripada tanaman tegel tergantung sistem tanam jajar legowo yang diterapkan
5. Meningkatkan produktivitas padi hingga mencapai 10-15%.
Повторяем попытку...
Доступные форматы для скачивания:
Скачать видео
-
Информация по загрузке: