Tim SAR Temukan 6 Bagian Tubuh Korban & Serpihan Penting Pesawat ATR 42-500 | Tirto Recap
Автор: TirtoID
Загружено: 2026-01-22
Просмотров: 919
Описание:
Tim SAR gabungan kembali menemukan sebanyak enam bagian tubuh penumpang ATR 42-500, di area pencarian, kawasan Gunung Bulusaraung, Kab. Pangkep, Sulawesi Selatan. Selain bagian tubuh korban, tim SAR gabungan juga menemukan sejumlah bagian penting pesawat milik maskapai Indonesia Air Transport ini.
Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, menjelaskan bahwa istilah body part yang dimaksud dalam laporan lapangan selain merujuk pada bagian tubuh korban, tetapi juga bagian dari pesawat.
“Perlu kami jelaskan bahwa yang dimaksud dengan body part di lokasi operasi adalah bagian dari pesawat maupun bagian dari anggota tubuh korban. Hingga hari keenam, total yang ditemukan adalah sembilan pack body part. Selain itu, terdapat enam korban yang saat ini masih dalam proses evakuasi oleh tim SAR gabungan,” ujar Syafii Kamis (22/1/2026).
Syafii menegaskan, seluruh proses evakuasi dilakukan secara hati-hati dan terukur dengan mengutamakan keselamatan personel, mengingat medan pencarian yang terjal serta kondisi cuaca yang tidak menentu.
Seluruh temuan korban untuk selanjutnya akan diserahkan kepada pihak berwenang guna dilakukan proses identifikasi sesuai dengan prosedur yang berlaku.
Basarnas pun menyatakan, setiap perkembangan operasi SAR akan disampaikan secara resmi dan terverifikasi kepada publik.
"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak terpengaruh informasi yang belum terkonfirmasi dan mempercayakan sepenuhnya proses pencarian serta evakuasi terhadap tim SAR gabungan," pungkas mantan Aspers Panglima TNI ini.
Keenam bagian tubuh korban ini masih dalam proses evakuasi dari area kawasan Gunung Bulusaraung. Nantinya, bagian tubuh korban akan diangkut menggunakan helikopter milik TNI AU ke kawasan Bandara Sultan Hasanuddin. Selanjutnya, akan dibawa menggunakan ambulans menuju Posko DVI Polda Sulsel di Jalan Kumala, Makassar.
Kabid Dokkes Polda Sulsel, Kombes dr Muhammad Haris, mengatakan pihaknya akan memeriksa seluruh temuan bagian tubuh dengan hati-hati. Metodologi dalam yang digunakan dalam tindakan meliputi primer dan sekunder, oleh tim dokter forensik, dokter gigi forensik, dan ahli pemeriksa DNA.
"Tim kami nanti akan melakukan pemeriksaan dengan mencocokkan data post mortem dan ante mortem, secara hati-hati dan teliti," pungkas Haris dalam konferensi pers di Biddokkes Polda Sulsel.
Penulis: MN Abdurrahman
Editor: Muhammad Fadli Rizal
Produser: Dena Novita
#TirtoRecap
Повторяем попытку...
Доступные форматы для скачивания:
Скачать видео
-
Информация по загрузке: