Warga Serbu Gerakan Pangan Murah di Kotabumi, Stok Bahan Pokok Ludes dalam Hitungan Jam
Автор: kabar lampung
Загружено: 2026-02-27
Просмотров: 16
Описание:
Lampung Utara, Lampung - Ratusan warga memadati kawasan Taman Olah Seni Kotabumi, Rabu pagi. Sejak lapak dibuka, antrean langsung mengular panjang. Tak sampai satu jam, seluruh bahan pokok yang disediakan dalam program Gerakan Pangan Murah atau GPM habis diserbu masyarakat.
Tingginya antusiasme warga bukan tanpa alasan. Menjelang Ramadan dan Idul Fitri 1447 Hijriah, kebutuhan bahan pokok meningkat, sementara masyarakat khawatir harga pangan ikut melonjak. Selisih harga yang lebih murah dibanding pasar menjadi daya tarik utama program ini.
Pemerintah Kabupaten Lampung Utara menghadirkan Gerakan Pangan Murah sebagai langkah nyata menjaga stabilitas pasokan sekaligus menekan gejolak harga di tengah masyarakat. Wakil Bupati Lampung Utara, Romli, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk kepedulian pemerintah terhadap kondisi ekonomi warga.
Menurutnya, tujuan utama kegiatan ini adalah meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok, menjaga stabilitas harga pangan, serta memperkuat ketahanan pangan daerah, terutama menjelang hari besar keagamaan.
Dalam pelaksanaannya, Dinas Ketahanan Pangan menggandeng berbagai pihak, mulai dari Bulog, distributor telur, pelaku usaha lokal, hingga Tim Penggerak PKK. Komoditas yang disediakan pun cukup besar, di antaranya 3,5 ton beras SPHP, 1.200 liter minyak goreng, 2,3 ton gula pasir, ratusan kilogram telur, LPG 3 kilogram, serta cabai dan bawang.
Perbandingan harga menjadi bukti nyata intervensi pemerintah. Beras dijual lebih murah dari harga pasar, begitu juga minyak goreng dan gula. Selisih paling mencolok terlihat pada komoditas cabai, yang dijual hampir setengah dari harga pasaran. Kondisi inilah yang membuat warga berbondong-bondong datang sejak pagi.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Lampung Utara, Muzarin Daud, menjelaskan harga bisa ditekan karena pemerintah melibatkan Bulog serta produsen secara langsung tanpa banyak rantai distribusi.
Di tengah padatnya antrean, warga tetap antusias. Salah satu warga mengaku rela berdesakan demi mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau. Mereka berharap kegiatan seperti ini dapat rutin dilaksanakan, terutama menjelang Ramadan dan Lebaran.
Melihat tingginya animo masyarakat, Gerakan Pangan Murah bukan sekadar ajang belanja hemat. Program ini menjadi bukti bahwa kehadiran pemerintah daerah sangat dibutuhkan untuk menjaga stabilitas harga, memastikan ketersediaan pangan, dan memberikan rasa aman bagi masyarakat di tengah potensi kenaikan harga kebutuhan pokok.
Повторяем попытку...
Доступные форматы для скачивания:
Скачать видео
-
Информация по загрузке: