NGOBROL DESA 215 | TPP & Jurnalistik Desa: Merawat Kesadaran, Mengawal Pembangunan dari Desa
Автор: TV Desa
Загружено: 2026-02-09
Просмотров: 134
Описание:
Apa jadinya pembangunan desa tanpa kontrol publik? Apa jadinya kebijakan desa tanpa cerita yang jujur dan berimbang? Di sinilah jurnalistik desa menemukan perannya—bukan sekadar menulis berita, tetapi merawat kesadaran dan mengawal arah pembangunan.
Dalam episode Ngobrol Desa 215, diskusi ini mengajak Tenaga Pendamping Profesional (TPP), pengurus koperasi desa, pengelola BUMDes, admin website desa, hingga pegiat desa untuk melihat ulang posisi strategis mereka di tengah derasnya arus informasi. Desa hari ini tidak lagi sunyi. Media sosial, website desa, dan kanal digital lainnya telah membuka ruang luas bagi cerita-cerita desa. Masalahnya: siapa yang mengelola cerita itu, dengan perspektif apa, dan untuk kepentingan siapa?
TPP berada di simpul penting. Mereka punya akses data, memahami proses dan regulasi, dekat dengan warga, sekaligus berinteraksi intens dengan pemerintah desa. Posisi ini menjadikan TPP bukan hanya pendamping teknis, tetapi juga penjaga nalar publik desa. Ketika framing negatif tentang desa terus diproduksi—desa dianggap tertinggal, pasif, dan bermasalah—jurnalistik desa hadir untuk membalikkan narasi itu dengan fakta, konteks, dan pengalaman nyata.
Diskusi ini menegaskan bahwa pers dan media bukan monopoli orang kota. Desa berhak, bahkan wajib, memiliki media yang hidup: website desa yang aktif, konten yang bermakna, dan pemberitaan yang tidak sekadar administratif. Kerja bakti, posyandu, musyawarah desa, konflik kebijakan, hingga praktik baik koperasi dan BUMDes—semuanya adalah cerita pembangunan yang perlu dicatat, dikritisi, dan dipublikasikan.
Lebih jauh, jurnalistik desa bukan hanya soal “berita baik” atau “berita buruk”. Ini soal tanggung jawab etis: menjelaskan kebijakan, mendokumentasikan pengalaman, mengawasi penyimpangan, sekaligus menyebarkan inspirasi. Dengan cara ini, pembangunan tidak berjalan dalam senyap, dan warga tidak dibiarkan menjadi penonton.
Ngobrol Desa 215 juga membuka refleksi penting: banyak website desa aktif secara teknis, tetapi miskin makna. Update ada, tetapi tanpa cerita. Informasi tampil, tetapi tanpa konteks. Padahal, dari sanalah kepercayaan publik dibangun.
Episode ini adalah ajakan terbuka:
📌 bagi TPP untuk melek jurnalistik,
📌 bagi desa untuk berani bercerita,
📌 dan bagi kita semua untuk menjaga agar pembangunan tetap berpihak pada warga.
Karena desa bukan objek pembangunan. Desa adalah subjek yang sadar, bersuara, dan berdaulat atas ceritanya sendiri.
#NgobrolDesa,#JurnalistikDesa,#TPP,#MediaDesa,#BangunDesa,#DesaBerdaulat,#PersDesa,#PembangunanDesa
Повторяем попытку...
Доступные форматы для скачивания:
Скачать видео
-
Информация по загрузке: