50 Tahun Cuma 8 Album? Rahasia Idealisme Gila di Balik Nama God Bless
Автор: AlxaStory
Загружено: 2026-02-24
Просмотров: 108
Описание:
Mengapa band sebesar God Bless hanya memiliki sedikit album meski sudah berkarya selama 50 tahun lebih? Apakah mereka malas, atau justru standar kualitas mereka yang terlalu "gila"?
Dalam video dokumenter musik ini, kita akan membedah sisi lain dari sang legenda, God Bless. Kita tidak hanya membicarakan sejarah, tapi tentang sebuah prinsip "Kualitas di atas Popularitas". Mulai dari Ahmad Albar yang menyebut album sebagai 'prasasti' hingga Ian Antono yang rela menunggu bertahun-tahun demi mendapatkan 'cita rasa' yang pas dalam satu lagu.
Kita juga akan membahas:
Bagaimana album Cermin (1980) menjadi puncak idealisme progressive rock mereka meski awalnya dianggap gagal di pasar.
Rahasia di balik ledakan album Semut Hitam (1988) yang berhasil menyeimbangkan visi seni dan selera publik.
Perlawanan mereka terhadap arus industri, mulai dari tren pop melayu hingga tuntutan lagu instan di era digital.
Proyek Anthology 50th Anniversary yang membuktikan bahwa di usia senja, mereka tetap memberikan kualitas audio terbaik dengan balutan orkestra dari Praha.
Tonton sampai habis untuk memahami mengapa integritas adalah warisan terbesar yang bisa ditinggalkan oleh seorang seniman.
Jangan lupa LIKE, SHARE, dan SUBSCRIBE untuk konten dokumenter musik Indonesia lainnya!
Tulis di kolom komentar: Apa lagu atau album God Bless yang paling berkesan buat kamu?
#GodBless #RockIndonesia #MusikIndonesia #AhmadAlbar #IanAntono #LegendaMusik #DokumenterMusik #IdealismeMusik #SemutHitam #Cermin
#DonnyFattah #AbadiSoesman #ProgressiveRock #HardRockIndonesia #SejarahMusik #IntegritasBerkarya #StorytellingMusik #PodcastMusik #BehindTheScene #GodBless50Years
Повторяем попытку...
Доступные форматы для скачивания:
Скачать видео
-
Информация по загрузке: