Ketua LSM Harimau Bantah Keroyok Kades Hoho, Ungkap Emosi hingga Dugaan Kejanggalan Seleksi Kadus
Автор: Tribunnews
Загружено: 2026-03-16
Просмотров: 2286
Описание:
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Ketua LSM Harimau, Prakas, memberikan klarifikasi terkait tudingan pengeroyokan terhadap Kepala Desa Purwasaba, Kecamatan Mandiraja, Kabupaten Banjarnegara, Welas Yuni Nugroho atau yang akrab disapa Hoho Alkaf.
Sebelumnya, Hoho Alkaf sempat memposting curhatan di media sosial yang menyebut dirinya menjadi korban pengeroyokan saat ratusan anggota LSM mendatangi Balai Desa Purwasaba pada Selasa, 11 Maret 2026.
Unggahan tersebut pun viral di media sosial dan memicu berbagai tanggapan dari masyarakat.
Menanggapi hal itu, Prakas menegaskan bahwa kedatangannya bersama sejumlah anggota LSM Harimau ke kantor desa bukan untuk melakukan demonstrasi.
Ia menyebut, kehadiran mereka hanya untuk mendampingi sejumlah peserta yang tidak lolos dalam proses penjaringan perangkat desa dalam sebuah audiensi.
Menurut Prakas, pendampingan tersebut bermula ketika beberapa peserta seleksi yang tidak lolos meminta bantuan kepada LSM Harimau untuk mengawal aspirasi mereka.
Salah satu peserta bernama Elling bersama sejumlah peserta lain kemudian meminta agar LSM Harimau memberikan pendampingan advokasi dalam audiensi terkait dugaan kejanggalan dalam proses penjaringan perangkat desa.
Prakas mengatakan, total terdapat sekitar sepuluh peserta yang tidak lolos dalam seleksi tersebut.
Namun dari jumlah itu, hanya satu orang yang merupakan anggota LSM Harimau.
Ia juga menegaskan polemik yang terjadi bukan karena anggota LSM Harimau tidak lolos seleksi.
Bahkan menurutnya, anggota yang merupakan kader LSM Harimau tersebut telah menyatakan siap mundur dari proses seleksi apabila keberadaannya dianggap menimbulkan polemik.
Dalam audiensi itu, Prakas mengaku pihaknya menemukan sejumlah dugaan kejanggalan dalam proses penjaringan perangkat desa.
Salah satunya terkait penggunaan bank soal yang disimpan dalam sebuah flashdisk.
Menurutnya, penggunaan bank soal tersebut dinilai tidak wajar, karena sebelumnya sudah ada saran agar panitia menggunakan soal baru.
Ketika pihaknya menanyakan soal flashdisk yang berisi bank soal tersebut, Prakas menyebut ketua panitia tidak dapat memberikan penjelasan yang jelas.
Ia menambahkan, audiensi tersebut awalnya berlangsung antara LSM Harimau yang mewakili para peserta dengan ketua panitia penjaringan serta pihak kecamatan.
Namun situasi mulai memanas ketika Kepala Desa Purwasaba ikut terlibat dalam pembahasan tersebut.
Menurut Prakas, ketegangan semakin meningkat ketika beberapa orang yang disebutnya berasal dari luar daerah ikut terlibat dalam situasi di ruang audiensi.
Dalam kondisi tersebut, beberapa orang berdiri hingga sebuah meja terjatuh, yang kemudian memicu kericuhan di dalam ruangan.
Akibat kejadian itu, audiensi tidak menemukan titik temu dan akhirnya dihentikan.
Prakas juga menegaskan dirinya tidak pernah memprovokasi massa maupun menjadi dalang kericuhan seperti yang dituduhkan.
Ia mengaku memiliki rekaman video kejadian tersebut dan menyebut aparat kepolisian juga mengetahui adanya rekaman itu.
Terkait polemik penjaringan perangkat desa tersebut, Prakas mengatakan saat ini telah ada laporan yang diajukan ke Polres Banjarnegara.
Laporan itu diajukan oleh sepuluh peserta seleksi yang tidak lolos dan didampingi oleh pengurus LSM Harimau.
(Tribun-Video.com)
Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul Viral Pengeroyokan Kades Hoho, Ketua LSM Harimau Beberkan Dugaan Kejanggalan Seleksi Kadus, https://jateng.tribunnews.com/jawa-te....
Program: Live Tribunnews Update
Host: Rima Anggi Pratiwi
Editor Video: Muna Salsabila
Повторяем попытку...
Доступные форматы для скачивания:
Скачать видео
-
Информация по загрузке: