🔴LIVE: Bupati Fadia Arafiq Bantah Kena OTT hingga Mengaku Tengah Bersama Gubernur Jateng
Автор: Tribunnews Sultra Official
Загружено: 2026-03-04
Просмотров: 3473
Описание:
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Bupati Pekalongan Fadia Arafiq terlihat mengenakan rompi tahanan saat digiring tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menuju mobil tahanan di Gedung Merah Putih, KPK, Jakarta, Rabu (4/3/2026).
Saat berhadapan dengan awak media, Bupati Fadia tegas membantah bahwa dirinya terjaring OTT KPK.
Fadia menyatakan tak ada bukti uang sepeser pun yang disita darinya.
Tak hanya itu, Fadia juga mengklaim saat penangkapan terjadi di Semarang, dirinya tengah bersama Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi.
Disinggung soal pertemuannya dengan Ahmad Luthfi, Fadia menyebut bahwa mereka hanya membahas soal ketidakhadirannya dalam sebuah acara.
Selain membantah adanya OTT, Fadia juga menepis keterlibatannya dalam kasus dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa, khususnya terkait penyediaan tenaga alih daya (outsourcing) di lingkungan Pemkab Pekalongan yang tengah diusut KPK.
Menurut Fadia, perusahaan yang dikaitkan dengan proyek tersebut adalah milik keluarganya, bukan milik pribadi.
Fadia lantas bingung dengan penetapan tersangka terhadapnya karena merasa tak ada anak buahnya yang menerima uang haram.
Ia pun berencana untuk melakukan perlawanan hukum atas statusnya ini.
Adapun sebelumnya, penyidik KPK melakukan pemeriksaan terhadap pihak-pihak terkait soal OTT terhadap Bupati Fadia.
Pada Selasa (3/3/2026) malam, rombongan kloter kedua yang terdiri dari 11 orang termasuk Sekretaris Daerah Pemkab Pekalongan, Mohammad Yulian Akbar tiba di Gedung Merah Putih KPK.
Mereka dibawa menggunakan bus pariwisata dengan pengawalan mobil patroli polisi.
Adapun Sekda Yulian kemudian dipulangkan oleh penyidik KPK pada Rabu siang.
Yulian tampak keluar dari Gedung KPK tanpa mengenakan rompi tahanan oranye.
Saat dicecar pertanyaan oleh awak media mengenai proses penangkapannya, Yulian dengan tegas membantah bahwa dirinya dijemput paksa oleh penyidik.
Ia mengeklaim hanya diinstruksikan untuk datang ke kantor kepolisian setempat.
Terkait detail perkara maupun pertanyaan mengenai apakah hanya bupati Pekalongan yang ditetapkan sebagai tersangka, Yulian memilih irit bicara.
Ia menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada KPK.
========
(Tribun-Video.com)
Update info terkini via tribunnewssultra.com | http://tribunnewssultra.com
Follow akun Instagram @tribunnewssultradotcom
Follow akun Twitter @tribunsultra
Follow dan like fanpage Facebook Tribunnews Sultra
YouTube business inquiries: [email protected]
Повторяем попытку...
Доступные форматы для скачивания:
Скачать видео
-
Информация по загрузке: