FAKTA ILMIAH & SEJARAH..!! Hamparan lumpur BLEDUG KUWU yang sangat unik Berkaitan SELAT MURIA
Автор: Albert Kiss
Загружено: 2022-05-30
Просмотров: 13393
Описание:
FAKTA ILMIAH & SEJARAH..!! Hamparan lumpur BLEDUG KUWU yang sangat unik Berkaitan SELAT MURIA Kadang kita perlu sejarah atau asal usul suatu obyek seperti bledug kuwu secara ilmiah, bahkan cerita rakyat, ternyata hal itu terkait dengan selat muria. Kadang cerita bledug kuwu sendiri belum tentu semua sama dengan cerita rakyat yang ada. Asumsi tentang asal usul bledug kuwu secara ILmiah, maupun cerita rakyat kami melihat sering terjadi perbedaa.
AGAR TIDAK KETINGGALAN VIDEO TERBARU KAMI, MARI KITA BERTEMAN DI MEDIA SOSIAL
Facebook: Albert Kiss
Instagram: @albert_kiss_ | @lex_jono
YouTube: @Albert Kiss
#AsalUsulBledugKuwu #bledugkuwu #lekjono
Bledug Kuwu adalah sebuah fenomena unik dan langka. Fenomena itu terletak di Desa Kuwu, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, tepatnya sekitar 28 kilometer ke arah timur dari Kota Purwodadi. Keunikan dari fenomena Bledug Kuwu adalah letupan-letupan lumpur yang membumbung dengan ketinggian rata-rata 3 meter.
Beda halnya dengan letupan lumpur di Porong, Sidoarjo, letupan lumpur di Bledug Kuwu dipercaya sudah muncul sejak jaman Kerajaan Mataram Kuno. Oleh masyarakat sekitar, lumpur hasil muntahan di Bledug Kuwu dimanfaatkan untuk membuat garam yang dipakai dalam pembuatan krupuk karak.
masyarakat di sekitar Bledug Kuwu percaya bahwa semburan yang terjadi di Bledug Kuwu terjadi karena lokasi keluarnya semburan merupakan tempat keluarnya Joko Linglung yang menjelma jadi ular naga. Saat itu, Joko Linglung baru saja pulang dari laut selatan setelah mengalahkan Prabu Dewatacengkar. Setelah itu ia kembali menghadap Aji Saka, raja Kerajaan Medang Kamulan, yang menyuruhnya untuk membunuh sang prabu.
Oleh Aji Saka, Joko Linglung tidak boleh pergi dan pulang dari laut selatan melalui jalur darat karena takut meresahkan warga. Oleh karenanya ia kemudian melalui jalan bawah tanah.
Di tempat semburan Bledug Kuwu itulah Joko Linglung muncul ke permukaan dan menghadap Raja Aji Saka di Kerajaan Medang Kamulan.
Menurut Sain
Dikutip dari Undip.ac.id, proses terbentuknya Bledug Kuwu terjadi karena adanya tekanan gas dari dalam bumi yang mampu mendorong naik batuan yang dilaluinya. Lokasi Bledug Kuwu sendiri berada di Zona Randublatung yang memiliku endapan alluvial dan morfologi yang datar. Di samping itu, daerah itu juga terdapat jalur sesar yang memungkinkan adanya tekanan gas dari dalam bumi.
Endapan alluvial yang berada di Zona Randublatung ini memiliki strutur batuan yang lunak. Oleh karena itulah, tekanan gas dari dalam bumi mudah keluar dari dalam dan terbentuklah semburan lumpur tersebut.
sebelum abad ke-17, Pulau Jawa dengan kawasan lereng Gunung Muria terpisah oleh sebuah selat yang luas dan dalam. Setelah abad itu selat yang bernama Selat Muria itu semakin dangkal sehingga tidak bisa dilalui kapal. Pada saat itulah Bledug Kuwu diinterpretasikan sebagai garis pantai dari Selat Muria.
Selain itu dari pengamatan yang dilakukan seorang peneliti bernama Orsoy de Flines pada 1940 mengasumsikan ada air laut dari Selat Muria yang terperangkap yang kemudian menyebar di kawasan Bledug Kuwu.
selain letupan, semburan Bledug Kuwu mengandung gas berwarna putih yang baunya menyengat seperti telur busuk. Berdasarkan informasi yang diperoleh di lokasi, gas itu merupakan hidrogen sulfida yang mengandung unsur sulfur/belerang.
Selain itu di Bledug Kuwu juga terdapat gas karbondioksida. Hal itu dibuktikan ketika uap gas panas bumi itu dimasukkan ke dalam air kapur, air terebut menjadi keruh. Pada jam 19.00-07.00, konsentrasi gas karbondioksida di Bledug Kuwu menjadi sangat tinggi dan mematikan. Oleh karena itulah ada pantangan untuk mengunjungi area Bledug Kuwu pada jam-jam tersebut.
Walaupun telah banyak penelitian yang membahas Bledug Kuwu dari sisi ilmiah, namun tetap saja ada masyarakat yang percaya terhadap sisi magis letupan lumpur itu. Oleh karena itulah pada setiap hari Kamis atau Jum’at diadakan ritual di Bledug Kuwu.
Ritual itu dilakukan masyarakat dengan memberikan sesajen berupa pisang raja bagi laki-laki atau pisang kawista bagi perempuan, bunga setaman, kapur sirih, dan air putih. Pengunjung yang melakukan ritual itu percaya bahwa dengan menjalankannya keinginannya akan dikabulkan oleh para leluhur yang mendiami tempat itu. Asal usul bledug kuwu yang terkait dengan selat muria layak di tonton habis.
Berikan masukan kami dengan menulis di kolom komentar!
Masukan Anda, sangat berharga bagi kami.
Повторяем попытку...
Доступные форматы для скачивания:
Скачать видео
-
Информация по загрузке: