Akidah Islam Bagian 10 I Mahdawiyah
Автор: ALQURBA TV
Загружено: 2021-04-17
Просмотров: 800
Описание:
Mau ikut agama murni ilahi atau agama interpretasi?
Jika tidak ada rujukan kebenaran pasca Rasul saw, maka Islam hanya akan aktual di zaman hidup beliau saw...
Rasul saw...pun menegaskan bahwa harus ada imam pada setiap zaman dan siapa yang tidak mengenalnya akan mati jahiliyah...
Rasul saw menyampaikan risalah murni ilahi yang mutlak benar, bukan interpretasi yang mungkin salah dan mungkin benar...
Jika tidak ada penyampai yang suci, maka agama dan risalah yang sampai ke umat manusia itu adalah risalah yang terkontaminasi, bukan risalah yang murni ilahi dan tidak ada jaminan kebenaran di dalamnya...
Carut marut risalah ilahi di tengah umat manusia adalah akibat campur tangan para pelaku interpretasi dan persepsi yang sejajarkan diri mereka dengan para nabi dan manusia-manusia suci...
Islam yang terkontaminasi adalah Islam yang difahami dalam banyak versi berdasar pada dugaan-dugaan tanpa kepastian sehingga berakibat pada polemik, permusuhan dan perang saudara di antara muslimin hingga hari ini...
Ingat... umat Islam yang terbunuh oleh muslimin sendiri jauh lebih banyak dari pada mereka yang dibunuh oleh kuffar dan hanya karena masalah interpretasi dan persepsi relatif.
Seandainya ada kata yang lebih tajam daripada carut marut, maka masih layak untuk dijadikan predikat atas kondisi keberagamaan, konflik dan ikhtilaf umat Islam masa kini...
Imam ma'shum yang dinanti oleh seluruh umat manusia adalah imam al-Mahdi afsy...dan itu termaktub secara mutawatir baik dalam literatur syiah maupun sunni, bahkan di berbagai ideologi...
Kegaiban tidak menghalangi kepemimpinan sebagaimana para malaikat yang sepanjang waktu menjalankan tugas meskipun tidak satu pun dari kita melihatnya...
Beliau akan segera Allah munculkan jika muslimin mau kembali pada wasiat tsaqalain Rasulullah saw...
Jangan perkecil permasalahan pada mazhab...
Ini problem seluruh umat Islam, bahkan seluruh umat beragama yang percaya kepada Tuhan...
Umat manusia mengalami krisis kepemimpinan karena tidak mengenal siapa perwakilan resmi Tuhan di muka bumi yang harus dijadikan pemimpin dan rujukan...
Dalam hadis tsaqalain, Rasul saw sdh menegaskan bahwa meninggalkan Ahlulbait as akan berakibat pada kesesatan dan penyimpangan dari Islam yang murni ilahi, yakni terciptanya ikhtilaf, perselisihan dan pertentangan yang tidak bertepi...
Mengaku bertuhan, ikut ajaran Tuhan, namun tidak mengenal wakil resmi Tuhan di zamannya...absurd...
Risalah Tuhan tanpa wakil resmi dariNya yang dipatuhi, tidak melahirkan solusi, kejelasan dan petunjuk, namun justeru melahirkan perselisihan, kerancuan, konflik, polemik, permusuhan, peperangan dan pertumpahan darah yang tiada henti...
Mengapa umat Islam tidak mengkaji secara mendalam tentang tsaqalain dan Ahlulbait as yang disucikan di dalam al quran???
Ingat... Ahlulbait as itu bukan hanya milik kelompok tertentu, namun milik seluruh umat manusia...
Mengapa orang yang tidak suci berani mengambil alih tempat orang-orang suci???
Bukankah Rasul saw telah mengingatkan bahwa Ahlulbaitku itu laksana bahtera Nuh as, barang siapa yang menaikinya selamat dan barang siapa yang berpaling darinya akan hancur?!
مثل اهل بيتي كمثل سفينة نوح من ركبها نجا و من تخلف عنها غرق...
Selamat merenung dan mengkaji...
Повторяем попытку...
Доступные форматы для скачивания:
Скачать видео
-
Информация по загрузке: