Konflik Warga dan TNI AL di Pasuruan Timur
Автор: POS KUPANG
Загружено: 2025-12-21
Просмотров: 21909
Описание:
POS-KUPANG.COM - Warga 10 desa di Kecamatan Lekok dan Nguling, Kabupaten Pasuruan, masih berkonflik dengan TNI AL. Bahkan, dalam kurun waktu sebulan terrakhir konflik kembali memanas seiring rencana pembangunan Batalyon dan Sekolah Tamtama oleh Kolatmar TNI AL.
Rencana Kolatmar TNI AL membangun Batalyon di Dusun Gunung Bukor, Desa Sumberanyar, Kecamatan Nguling dan Sekolah Tamtama di Desa Semedusari, Wates, Pasinan, Kecamatan Lekok, ditolak oleh warga. Meski area pembangunannya berada di lahan milik TNI.
Sedangkan persoalan ini tidak bisa diselesaikan hanya di tingkat pemerintah daerah. Melainkan harus menunggu kebijakan Pemerintah Pusat. TNI harus melaksanakan tugas yang telah ditetapkan. Di sisi lain, warga terus menolak, bahkan sampai berkali-kali melakukan aksi unjuk rasa. Meski sejatinya, mereka menyadari, pembangunan tersebut berada di lahan mlik TNI AL.
Paur Pam Puslatpur 3 Grati Lettu Mar Sutikno menyampaikan, sebenarnya masyarakat saat ditanya lahan lokasi pembangunan milik siapa? Mereka menjawab milik TNI. Namun, meski mengetahui status lahannya, mereka tetap kekeh menolak. “Kalau ditanyak satu persatu, jawabnya begitu. Mereka mengakui kalau itu tanah milik TNI,” ujarnya.
Ia meyakini penolakan pembangunan ini lantaran ada yang sengaja mengadu domba antara warga dengan TNI AL, sehingga membuat warga kemudian melakukan penolakan. “Saya sudah survei berkali-kali. Kami enak hidup berdampingan bersama warga,” ujarnya.
........................................................................
#konflik #warga #TNIAL #pasuruan #poskupang
Artikel: radarbromo.jawapos.com
Vp: Dhev
Update info terkini via ONLINE : https://kupang.tribunnews.com/
INSTRAGAM: / poskupangcom
FACEBOOK : POS-KUPANG.COM: https://bit.ly/2WhHTdQ
Повторяем попытку...
Доступные форматы для скачивания:
Скачать видео
-
Информация по загрузке: