Hidup Tidak Kuatir Dalam Pemeliharaan Allah | Matius
Автор: First Baptist Church Bandung
Загружено: 2026-03-18
Просмотров: 111
Описание:
HIDUP TIDAK KUATIR DALAM PEMELIHARAAN ALLAH
Matius 6:31-34
Perikop ini adalah bagian dari pengajaran Injil Matius, dalam rangkaian khotbah Tuhan Yesus di Bukit ( Matius 5-7), di mana Tuhan Yesus mengajarkan kepada murid murid-Nya tentang hidup dalam Kerajaan Allah dan dalam Matius 6:31-34, Tuhan Yesus mengajarkan kepada kita supaya jangan hidup di dalam kekuatiran karena Tuhan sanggup memelihara hidup kita.
Pada saat ini dari Matius 6:31-34 kita akan belajar: 3 Kebenaran dengan tema Hidup Tidak Kuatir Dalam Pemeliharaan Allah.
PERTAMA
Jangan kuatir tentang kebutuhan hidup.
Matius 6:31-32
(31)Sebab itu janganlah kamu kuatir dan berkata: Apakah yang akan kami makan? Apakah yang akan kami minum? Apakah yang akan kami pakai?
(32)Semua itu dicari bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah. Akan tetapi Bapamu yang di sorga tahu, bahwa kamu memerlukan semuanya itu.
Sebelumnya dalam ayat 25 sampai 30, Tuhan Yesus mengajarkan dan menegaskan bahwa burung di udara Tuhan pelihara, demikian juga bunga di padang Tuhan pelihara, kita orang-orang percaya pasti dipelihara oleh Tuhan karena itu Tuhan Yesus berkata:
”Janganlah kamu kuatir”
Kata kuatir yun : ”merimnao” artinya: “pikiran yang terpecah pecah, Terbaginya perhatian atau hidup dalam kecemasan yang menguasai hati.”
Jadi kekuatiran itu sangat berbahaya karena : Kekuatiran bukan sekedar pikiran tentang masa depan, tetapi kekuatiran adalah kecemasan yang menguasai hati dan dapat menggerogoti iman kita.
Dalam ayat ini Tuhan Yesus menyebutkan tiga kekuatiran manusia dalam kebutuhan dasar yaitu :
-Makanan
-Minuman
-Pakaian
Inilah kebutuhan primer manusia yang sering kali dikuatirkan oleh manusia.
Mengapa kita sebagai orang-orang percaya tidak perlu kuatir?
Dalam ayat 32:
”Semua itu dicari bangsa bangsa yang tidak mengenal Allah”
Tuhan Yesus dalam ayat ini menjelaskan bahwa orang yang tidak mengenal Allah hidupnya ada dalam kecemasan, karena mereka tidak mengenal Bapa Sugawi.
Tetapi orang-orang yang percaya memiliki Bapa Yang tau segala kebutuhan mereka, karena itu kita jangan hidup dikuasai oleh kekuatiran.
Jadi inilah perbedaan utama bahwa :
-Dunia atau bangsa bangsa Yang tidak mengenal Bapa, Hidup dikuasai oleh Kekuatiran akan kebutuhan.
-Orang percaya: Hidup dikuasai oleh kepercayaannya kepada Bapa Surgawi yang sanggup memelihara.
Jadi kita jangan kuatir tentang kebutuhan hidup
Hidup tidak kuatir dalam pemeliharaan Allah,
KEDUA
Perintah Tuhan kita harus mencari dahulu Kerajaan Allah.
Matius 6:33
Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.
Kata carilah yun: ”zeteite” dalam bentuk present interaktive artinya: mencari terus menerus, mencari menjadi kebiasaan hidup.
“Mencari dahulu” kata dahulu artinya : ini prioritas utama, bukan tambahan.
Cari dahulu “Kerajaan Allah” artinya:
-Pemerintahan Allah
-Kedaulatan Allah
-Kehendak Allah yang Kuasa dan yang Hidup dalam kita.
Mencari Kerajaan Allah berarti:
-Mengutamakan kehendak Allah
-Hidup tunduk kepada firman Allah.
-Menjadikan Tuhan Allah sebagai Raja atas hidup kita sepenuhnya.
Dan ”kebenarannya” ini menunjukkan kepada:
-Kebenaran firman Tuhan.
-Hidup benar dihadapan Allah.
-Karakter yang seturut dengan kehendak-Nya.
Janji Tuhan Yesus : Maka semuanya itu akan ditambahkan kepada kita.
Jadi dalam ayat ini kita diajar bukan mencari berkat terlebih dahulu baru mencari Tuhan, tetapi kita harus mencari Tuhan terlebih dahulu dan berkat-Nya akan mengikuti kita, percayalah!!!
Hidup tidak kuatir dalam pemeliharaan Allah,
KETIGA
Hidup hari ini bersama Tuhan tanpa beban hari esok.
Matius 6:34
”Sebab itu janganlah kamu kuatir akan hari besok, karena hari besok mempunyai kesusahannya sendiri. Kesusahan sehari cukuplah untuk sehari."
Kekuatiran besok : adalah beban ganda.
Hari ini sudah memiliki kekesusahannya sendiri,
Jika kita menambahkan kekuatiran tentang besok sesungguhnya kita menggandakan beban kesusahan kita.
Jangan salah di sini Tuhan Yesus tidak mengatakan hidup tanpa perencanaan, Yang Tuhan Yesus larang adalah hidup dalam kecemasan yang melampaui iman kita.
Dalam ayat 34 ini, Tuhan Yesus tidak berkata bahwa besok tidak ada masalah, tetapi Tuhan Yesus berkata: ”Kesusahan sehari cukuplah untuk sehari”
Karena kekuatiran tentang masa depan itu berarti memikul beban hari esok saat hari ini.
Tuhan Yesus memberikan kasih karunia sesuai kebutuhan kita sehari-hari, atau kebutuhan harian, seperti mana di Padang gurun, ”cukuplah untuk satu hari.”
Karena Iman yang sejati, Hidup hari Demi hari bersama Tuhan Yesus
........................
Pdt. Iwan Yafrin Simbolon
#MorningSpirit #RenunganPagi #iwanyafrinsimbolon
Questions? contact via
Whats App: http://wa.me/628981200020
Email: [email protected]
Instagram: / fbcbandung
Facebook Page: / firstbaptistbandung
Website: http://idc.church
IMPACTING THE WORLD THROUGH BIBLICAL DISCIPLESHIP
iPraise, iDisc, iSend
Повторяем попытку...
Доступные форматы для скачивания:
Скачать видео
-
Информация по загрузке: