TINTA EMAS GENERASI MUDA
Автор: Gamal Albinsaid
Загружено: 2019-06-26
Просмотров: 47794
Описание:
1. JANGAN BIARKAN MASA MUDA BERLALU BEGITU SAJA, TANPA KARYA YANG MEMESONA
Pemuda itu ibarat matahari pukul 12.00, saat bersinar paling terang, paling panas, dan membara! Kita sering lupa, yang tak memaknai membiarkan ia berlalu tanpa berkah. Masa muda hampir berlalu, tak ada waktu untuk berpangku tangan! Saatnya berlari lebih cepat! Jangan biarkan masa muda berlalu begitu saja, tanpa karya yang memesona. Don’t let anyone look down on you caused by you are young! Jangan biarkan orang meremehkan anda, karena anda masih muda. Tidak peduli usia kita, siapapun yang punya ide dan gagasan, mereka punya tempat untuk bekerja di negeri ini.
2. JANGAN MEMBERHALAKAN IKHTIAR
Dengan penuh kerendahan hati, izinkan saya berbagi hikmah ini.
Dahulu saya berfikir...
Kalau saya belajar keras... saya akan jadi dokter...
Kalau saya kerja keras... saya akan berhasil...
Sampai suatu ketika saya menyadari bahwa itu SALAH BESAR...
Ada orang ikhtiarnya cukup... ia mencapai puncak keberhasilan...
Ada yang ikhtiarnya begitu keras... keberhasilan tak mendekat kepadanya walau hanya sejengkalpun...
Oleh karena itu,
Ikhtiar adalah syarat,
tapi JANGAN memBERHALAkan ikhtiar kita...
Besarnya ikhtiar kita dalam mewujudkan cita,
harus diikuti besarnya ihtiar kita dalam menjaga keikhlasan hati...
Percayalah kawan...
Kalau kita SEMPURNAKAN NIAT, maka Allah akan SEMPURNAKAN PERTOLONGANNYA...
Kalau AKHERAT yang kita TUJU, maka DUNIA akan DATANG dalam keadaan tunduk...
3. JANGAN KIKIR BEKERJA KERAS
Banyak pekerjaan tidak akan berhasil di tangan orang-orang pintar, tapi ia akan berhasil di tangan pekerja keras. Saya sering menemukan orang hebat yang gagal, saya temukan banyak diantara mereka kikir untuk bekerja keras dan tidak menyukai tantangan. Kapal yang berlabuh di pelabuhan itu memang aman, tapi bukan itu tujuan dibuatnya kapal. Nikmatilah tantangan, karena disanalah orang hebat, orang tangguh, dan orang kuat dibesarkan. So, don’t limit your challange, challange your limit.
4. JANGAN SIA_SIAKAN ORANG TUA KITA, HANGATKAN HARI-HARI TUANYA
Ketika saya diterima di SMP Negeri 3 Malang dan SMA Negeri 3 Malang, ayah dan ibu saya sangat bahagia sampai keduanya syukuran dengan nasi kuning untuk 1 RT kami. Satu momen yang mahal dalam kehidupan saya dan saya terus berjuang supaya momen itu bisa terulang kembali. Ketika saya menerima email dari Cambridge University bahwa saya masuk 1 diantara 7 finalis penerima penghargaan dari Kerajaan Inggris. Ketika itu jam 4 pagi, saya ingat betul ayah saya menghampiri saya dari sajadahnya dan Ibu saya juga mendatangi saya di ruang tengah keluarga. Saya saksikan wajah kebahagiaan penuh kebanggaan. I had something to live for, someone I must not disappoint. Saya punya tujuan hidup, seseorang yang tidak boleh saya kecewakan.
Saya yakin bukan hanya saya saja yang merasakan manisnya pengorbanan kedua orang tua kita. Betapa banyak diantara kita yang menyaksikan dengan mata kepala kita bahwa orangtua kita membatalkan mimpinya, melupakan mimpinya, membiarkan hidupnya berlalu tanpa kesenangan, supaya kita anak-anaknya bisa belajar lebih baik, bekerja lebih baik, ber- manfaat untuk lebih banyak orang. Tapi betapa banyak diantara kita melupakan itu dan membiarkan kehidupan kita berlalu begitu saja, tanpa keinginan sedikitpun mem- bahagiakan kedua orang tua kita.
Kawan, ibu kita mengandung selama 9 bulan dalam keadaan lemah yang semakin bertambah-tambah, lalu membesarkan kita hingga bisa berdiri tegak. Sudahlah kawan, pengorbanan dan kenikmatan yang diberikan orang tua kita terlalu banyak dan manis, namun rasa syukur dan bakti kita kepada keduanya terlampau sedikit.
Hari ini sungguh telah ku sadari mengapa Allah tak meletakkan surga itu di kaki para ahli ibadah, Allah juga tak meletakkan surga di kaki para peng- hafal Quran, Allah juga tak meletakkan surga di kaki para Ulama besar, tetapi Allah lebih memilih meletakkannya di telapak kaki Ibu-Ibu kita.
5. JANGAN LUPAKAN KEMATIAN, KARENA MENGINGAT MATI ADALAH OBAT CINTA DUNIA YANG BERLEBIHAN
Kawan-kawanku semua, kali ini saya akan berbagi kisah tentang sahabat saya, Andrian Firdaus, sahabat yang sangat saya cintai, sahabat yang sangat saya sayangi, mungkin karena Allah sudah
tidak sabar lagi berjumpa dengan hamba yang ia rindukan ini, 22 Januari 2011 Allah memanggilnya, beliau meninggal karena kecelakaan dengan truk kontainer. Malam dimana saya kabarkan kepada teman-teman bahwa Andrian telah tiada, Anda tahu apa yang mereka tanyakan? “Gamal, ini Andrian yang suara tilawahnya bagus itu kah? Gamal, ini Andrian yang sering adzan di musala itu kah? Gamal, ini Andrian yang suara qorinya itu baguskah?” Sahabat saya ini memang dikenang dengan kepandaiannya melantunkan ayat suci Alquran dan hobinya mengumandangkan adzan. Bagaimana dengan kita?
Повторяем попытку...
Доступные форматы для скачивания:
Скачать видео
-
Информация по загрузке: