KELOLA BISNIS WEDDING DAN EO HARUS PEDE
Автор: TRIBUN LAMPUNG NEWS VIDEO
Загружено: 2018-08-11
Просмотров: 788
Описание:
Jangan lewatkan informasi terkini di http://lampung.tribunnews.com/
---------------
Laporan Live Streaming Reporter Tribun Lampung Jelita Dini Kinanti
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG – Memasarkan Azizah Wedding and Event Organizer ke masyarakat saat baru didirikan, bukan pekerjaan mudah bagi Ummu Azizah. Ia sampai harus promosi di media sosial dan pasang iklan di OLX.
"Kalau dipikir ketika itu aku konyol banget pasang iklan di OLX yang notabene tempat orang pasang ikan barang seperti mobil, handphone, rumah, elektronik, dan sebagainya. Tapi ketika itu aku cuek saja, yang penting aku bisa memasarkan Azizah Wedding and Event Organizer," kata Azizah.
Langkah lain yang ia lakukan untuk memasarkannya dengan meminta bantuan ke teman-temannya untuk menawarkan Azizah Wedding and Event Organizer ke siapapun yang dikenal. Awal ia memasarkan ia dipandang sebelah mata dan dipandang sinis orang. Tapi pandangan itu tidak dipedulikan Azizah. Baginya itu wajar, karena ia masih tergolong baru dan usianya masih muda.
Ia tetap memasarkan Azizah Wedding and Event Organizer sembari belajar ke yang sudah lebih senior dan lebih dahulu memiliki bisnis Wedding and Event Organizer. Apa yang dilakukan Azizah tidak sia-sia. Ia berhasil mendapatkan klien Wedding Organizer walaupun hanya satu. Ia menganggap satu klien itu sebagai awal dikenalnya Azizah Wedding and Event Organizer.
Saat menangani klien itu tidak dipungkiri ia merasa deg-degan dan takut gagal, walaupun ia sudah banyak belajar tentang wedding organizer. Tapi akhirnya ja berhasil menanganinya dengan baik dan sukses. Bahkan klien itu sampai merekomendasikannya ke 2 orang temannya. Itu tidak membuatnya langsung puas. Ia terus memasarkan Azizah Wedding and Event Organizer ke masyarakat.
Caranya dengan posting di instagram dan memperbanyak relasi. Akhirnya Azizah Wedding and Event Organizer makin dikenal luas dan dalam satu bulan ia bisa mendapatkan 8 klien Wedding Organizer. Sedangkan Event Organizer dalam dua bulan ia bisa mendapat 1-2 klien.
"Aku memang nggak pernah menargetkan harus dapat banyak klien. Misalnya dalam satu bulan harus belasan klien. Kalau terlalu banyak takutnya klien-klien itu nggak bisa aku tangani dengan maksimal dan akhirnya aku malu sendiri. (*)
Sumber: Facebook Tribun Lampung
/ 2099719960039747
Videografer: Okta Kusuma Jatha
Повторяем попытку...
Доступные форматы для скачивания:
Скачать видео
-
Информация по загрузке: