Kota Agats Kabupaten Asmat Papua
Автор: Bay Story's
Загружено: 2022-02-02
Просмотров: 1831
Описание:
AGATS PAPUA
Ada sebuah kota yang paling unik di Indonesia, bahkan mungkin di dunia. Namanya Agats, kota di Papua ini dibangun di atas papan.
Kota Agats adalah ibu kota dari Kabupaten Asmat di Papua. Agats dibilang unik lantaran seluruh bangunan rumah di kota itu dibangun di atas papan.
Tentu ada alasan mengapa kota Agats dibangun di atas papan. Secara geografis, kondisi wilayah Agats berupa lumpur dan rawa-rawa. Itu sebabnya juga kota ini lebih dikenal sebagai Kota Lumpur.
Keunikan inilah yang membuat Kota Agats terkenal hingga mancanegara. Seiring dengan dikenalnya kawasan ini sebagai sebuah kota yang berkembang, wisatawan mulai berdatangan untuk melihat uniknya kota yang hampir semua permukaannya ditutupi papan.
Menurut sejarahnya, kota Agats dibangun pada tahun 1936 oleh pemerintah Belanda. Ketika itu, Kota Agats dijadikan sebagai pos pemerintahan Belanda. Agats dibangun di atas ribuan papan dengan tiang pancang dari kayu.
Semua infrastruktur yang ada di Kota Agats dibuat di atas papan. Mulai dari perkantoran, perumahan, sampai dengan jalan rata. Semuanya dibangun dengan kontruksi panggung.
Warga Asmat, salah satu suku di Papua menyebut pos pemerintahan ini dengan sebutan Akat yang artinya bagus atau baik. Sayangnya, lidah orang Belanda kesulitan mengucapkan kata Akat, dan selalu menyebutnya sebagai Agats, maka jadilah nama Akat diubah menjadi Agats.
Kendaraan mobil tidak bisa memasuki kota ini, sehingga penduduk hanya bisa memiliki dan menggunakan kendaraan seperti sepeda, sepeda motor, dan sepeda motor listrik.
Dilansir dari situs Indonesia Kaya, dikisahkan seabad lalu, ada seorang Pastor berkebangsaan Belanda bernama Jan Smith. Dia melakukan misi pekabaran Injil di wilayah pedalaman suku Asmat yang masih sangat primitif.
Namun, saat menjalankan misinya, sang pastor mengalami tantangan berat. Hingga sang Pastor terbunuh. Sebelum meninggal, Jan Smith menyatakan jika sebuah wilayah pesisir selatan Papua yang bernama Agats ini akan basah dan menjadi wilayah rawa untuk selamanya. Dan, ucapan itu diartikan sebagai kutukan oleh penduduk setempat.
Hingga kini, penduduk Agats masih percaya pada mitos kutukan tersebut. Mereka menganggap ucapan yang dilontarkan oleh sang Pastor yang menyebabkan kota Agats akan selalu menjadi kota yang berdiri di atas rawa. Untuk mengenang sang pastor, di dekat pelabuhan kecil Agats ada patung dari Pastur Jan. (Dehan)
#agats #asmat #papua #patungpasturjansmith
Повторяем попытку...
Доступные форматы для скачивания:
Скачать видео
-
Информация по загрузке: