Bung Towel Minta Zainudin Amali Tanggung Jawab Timnas U22 Gagal Lolos Fase Grup SEA Games 2025
Автор: Tribun Jateng
Загружено: 2025-12-15
Просмотров: 3545
Описание:
Pengamat sepak bola senior Tommy Welly atau yang akrab disapa Bung Towel melontarkan kritik keras terhadap manajemen Timnas U22 Indonesia setelah gagal lolos dari fase grup SEA Games 2025. Ia menegaskan bahwa sebagai penanggung jawab utama Timnas U22 di SEA Games 2025, Zainuddin Amali tidak dapat melepaskan diri dari tanggung jawab atas hasil buruk tersebut.
.
Dalam pernyataannya Bung Towel secara khusus menyoroti peran Waketum PSSI, Zainudin Amali, yang dianggap sebagai penanggung jawab dan pimpinan proyek Timnas U22 Indonesia.
Ia menilai kegagalan tersebut tidak bisa dilepaskan dari tanggung jawab manajerial di level tertinggi bukan saja karena hasil tetapi level permainan yang ditunjukkan kendati tim memanggil empat pemain keturunan: Ivar Jenner, Mauro Zijlstra, Dion Markx, dan Jens Raven.
Menurut Bung Towel, kegagalan Timnas U22 berakar pada dua persoalan utama, yakni aspek kepelatihan dan favoritisme dalam penunjukan tim pelatih.
Ia membandingkan durasi pemusatan latihan (training center/TC) yang dinilai lebih panjang dibandingkan ajang lain, namun tidak berbanding lurus dengan performa di lapangan.
Dirinya juga mengutip pernyataan Sumardji selaku manajer tim yang sempat menyebut suasana tim mirip era Shin Tae-yong, tetapi hasil yang didapat justru jauh dari harapan.
Selain itu, Bung Towel mengkritisi pendekatan taktik yang dinilainya terlalu monoton.
Ia menyoroti ketergantungan pada lemparan ke dalam sebagai opsi utama serangan dan mempertanyakan kejelasan peran pemain, termasuk posisi Robi Darwis di dalam skema permainan.
Bung Towel mempertanyakan pernyataan Zainudin Amali yang sebelumnya memuji Indra Sjafri sebagai pelatih bertangan dingin dengan track record bagus, pendekatan sports science, dan menargetkan medali emas.
Zainudin Amali sebelumnya menegaskan bahwa pelatih dan pemain menargetkan medali emas SEA Games, berbeda dengan target Kemenpora yang perak.
Ia menilai pemilihan Indra Sjafri tidak melalui mekanisme berbasis kompetensi, melainkan dipengaruhi oleh faktor kedekatan dan favoritisme di tubuh Timnas SEA Games 2025.
Towel bahkan menyinggung adanya pembagian faksi pasca-kegagalan Piala Dunia yang dinilainya turut memengaruhi pengambilan keputusan.
Menutup pernyataannya, Towel menegaskan bahwa sebagai penanggung jawab utama Timnas U22 di SEA Games 2025, Zainuddin Amali tidak dapat melepaskan diri dari tanggung jawab atas hasil buruk tersebut.
Program: News Update
Host : Elyn Windiyastuti
Editor : ica
Download aplikasi berita TribunX di PlayStore atau AppStore untuk dapatkan pengalaman baru
Jangan sampai ketinggalan informasi terupdate dan berita pilihan Tribun Jateng. Ikuti saluran kami di WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaGG...
Повторяем попытку...
Доступные форматы для скачивания:
Скачать видео
-
Информация по загрузке: