Mesin ini mampu mencacah sampah hingga 2 ton per jam.
Автор: COMESTOARRA
Загружено: 2022-10-18
Просмотров: 252
Описание:
Sabtu, 15 Oktober 2022, PT Getar Gemilang Sakti bersama startup company comestoarra.com melakukan pengujian mesin cacah Dalam hal ini, pengujian dilakukan di kantor Gerakan Ciliwung Bersih (GCB) dimana terdapat material hasil biodrying yang siap untuk dicacah. Material berasal dari hasil biodrying sampah dari PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jakarta Raya yang bekerjasama dengan startup company comestoarra.com dalam pengembangan eksositem TOSS di wilayah kerja dan operasional PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jakarta Raya. Selain itu, material lainnya berasal dari hasil biodrying sampah sungai dan sampah di lingkungan sekitar Gerakan Ciliwung Bersih.
Keterangan: Total Waktu pengujian (operasi + penghentian timer saat proses pembongkaran material / Ketika ada kendala) adalah 113 menit dan 2 detik. Total sampah yang berhasil diproses adalah 1059.67 kilogram.
Simpulan 1: Dalam waktu tersebut, mesin dapat mencacah 9,36 kilogram per menit atau 561,7 kilogram per jam material yang heterogen. Kapasitas pencacahan tentu akan meningkat 25 persen bila tipikal material homogen dan kering. Perhitungan ini berdasarkan simulasi pencacahan sebelumnya yang hanya menggunakan material ranting dan batang kayu. Sehingga PT Getar Gemilang Sakti menyimpulkan range pencacahan adalah 500 – 700 kilogram per jam (tergantung jenis material).
Temuan di lapangan saat uji coba:
1. Material harus dipastikan kering. Moisture content maksimal adalah 25 persen (nilai moisture setelah dilakukan proses biodrying);
2. Jika ditemukan material dengan moisture di atas 25 persen, maka sebaiknya dicampur dengan material yang kering;
3. Proses feeding sampah dan residu biomassa juga harus konsisten (tidak terlalu banyak). Hal ini yang akan disosialisasikan dan diedukasi kepada petugas di lokasi pemrosesan sampah menjadi RDF/BBJP cacahan;
4. Berdasarkan Detail engineering design, jika terdapat material biomassa (cangkang sawit, ranting kayu, batang kayu, dan sejenisnya), maka sebaiknya dilakukan proses pencacahan terlebih dahulu. Selanjutnya dilakukan proses biodrying di box agar komponen kimia – biologis dalam material biomassa yang heterogen tersebut dapat homogen. Tujuannya untuk konsistensi kualitas material saat pembakaran pada boiler mengingat setiap material memiliki karakteristik dan juga unsur proximate dan ultimate analysis yang berbeda;
5. Kondisi listrik juga harus dipastikan sesuai dengan kebutuhan.
Simpulan 2:
1. Material sampah organik dan atau residu biomassa memiliki konten air yang cukup tinggi. Walaupun dalam kondisi kering (kayu / bambu / dedaunan yang kering), namun data menunjukkan bahwa proses pencacahan mereduksi berat pada material tersebut.
2. Sebelum di cacah material adalah 1059.67 kilogram. Setelah dicacah berat menjadi 460.56 kilogram. Artinya, material tersebut masih menyimpan/memiliki unsur air yang cukup tinggi.
3. Terkait dengan proses biodrying, dengan hasil biodrying adalah 1059.67 kilogram, maka sampah segar yang dapat diolah adalah 3178.01 kilogram. Tentu hal ini menjadi solusi dalam penyelesaian sampah di daerah.
Tim Penguji:
1. Juni Setiawan (Getar Gemilang Sakti)
2. Arief Noerhidayat (comestoarra.com)
3. I Made Brunner (comestoarra.com)
Повторяем попытку...
Доступные форматы для скачивания:
Скачать видео
-
Информация по загрузке: