Sleeping with Conspiracy Theories, Anomalies, Propaganda and Trump's Tariff Wars.
Автор: Homaidi 84
Загружено: 2026-01-21
Просмотров: 2
Описание:
Per tanggal 21 Januari 2026, pemerintahan Trump kedua terlibat dalam "perang tarif" yang luas yang ditandai dengan bea impor yang hampir universal dan penggunaan tekanan ekonomi untuk mengejar tujuan geopolitik, seperti akuisisi Greenland..
Eskalasi Terbaru (Januari 2026)
Kampanye Tekanan terhadap Greenland: Pada 17 Januari 2026, Presiden Trump mengancam delapan sekutu Eropa (Denmark, Norwegia, Swedia, Inggris, Prancis, Jerman, Belanda, dan Finlandia) dengan tarif 10% mulai 1 Februari, dan meningkat menjadi 25% pada 1 Juni, kecuali mereka mendukung pembelian Greenland oleh AS.
Menargetkan Teknologi & Barang Mewah: Pada 14 Januari, Trump memberlakukan tarif 25% pada chip AI tertentu (termasuk Nvidia H200). Pada 20 Januari, ia mengancam Prancis dengan tarif 200% untuk anggur dan sampanye untuk menekan Presiden Macron agar bergabung dengan inisiatif "Dewan Perdamaian".
Tanggapan Uni Eropa: Para pemimpin Eropa sedang mempertimbangkan "senjata pamungkas perdagangan" (Instrumen Anti-Koersi) untuk membalas dengan sanksi yang luas, meskipun sebagian besar saat ini memprioritaskan dialog.
Perkembangan Perang Dagang Utama Tahun 2025
Tarif "Hari Pembebasan": Pada tanggal 2 April 2025, Trump mendeklarasikan keadaan darurat nasional atas defisit perdagangan, dengan menggunakan Undang-Undang Kekuasaan Ekonomi Darurat Internasional (IEEPA) untuk menerapkan tarif dasar 10% pada hampir semua impor.
Eskalasi China: Setelah serangkaian kenaikan tarif "balas dendam" pada awal tahun 2025 yang menyebabkan tarif AS atas barang-barang China mencapai 145%, gencatan senjata selama 90 hari tercapai pada Mei 2025. Saat ini, "tarif fentanyl" sebesar 10% masih berlaku untuk barang-barang China sebagai bagian dari kesepakatan pembelian produk pertanian.
Konflik dengan India: Hubungan mencapai titik krisis pada Agustus 2025 ketika Trump memberlakukan tarif total 50% pada barang-barang India (termasuk penalti 25% untuk perdagangan India dengan Rusia).
Perdagangan Amerika Utara: Kanada dan Meksiko awalnya menjadi sasaran tarif 25% pada awal tahun 2025. Namun, hingga Januari 2026, lebih dari 85% perdagangan dengan negara-negara tetangga ini tetap bebas tarif karena pengecualian untuk barang-barang yang sesuai dengan USMCA .
Status Hukum dan Ekonomi
Putusan Mahkamah Agung Tertunda: Penggunaan IEEPA oleh Trump untuk melewati Kongres telah ditentang di pengadilan. Meskipun pengadilan tingkat rendah memutuskan tarif ini ilegal pada tahun 2025, Mahkamah Agung menangguhkan putusan tersebut dan diperkirakan akan mengeluarkan keputusan akhir dalam beberapa minggu mendatang (Januari 2026).
Dampak Ekonomi: Tarif efektif AS diperkirakan sekitar 15,8% , tertinggi sejak tahun 1934. Para analis memperkirakan langkah-langkah ini telah meningkatkan biaya bagi rumah tangga rata-rata di AS sebesar $1.100–$1.500 per tahun.
------------------------
Повторяем попытку...
Доступные форматы для скачивания:
Скачать видео
-
Информация по загрузке: