Netanyahu Sebut Iran Kembali Produksi Rudal, Rusia Ingatkan Bahaya Eskalasi Militer
Автор: Tribunnews
Загружено: 2025-12-31
Просмотров: 30160
Описание:
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, melontarkan tuduhan serius terhadap Iran yang disebut kembali memproduksi rudal balistik dan melanjutkan pengembangan program nuklirnya.
Pernyataan ini disampaikan dalam wawancara dengan Fox News pada akhir Desember 2025, tak lama setelah pertemuannya dengan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.
Menanggapi klaim tersebut, Trump menegaskan dukungan penuhnya kepada Israel dan mengancam akan melakukan serangan militer baru terhadap Iran, meskipun tindakan Israel kerap dinilai melanggar hukum internasional oleh berbagai pihak.
Ketegangan ini merupakan kelanjutan dari eskalasi militer besar yang terjadi pada Juni 2025, saat Israel dan Amerika Serikat melancarkan serangan udara mendadak ke fasilitas nuklir Iran di Natanz.
Serangan tersebut sempat memicu aksi balasan rudal dari Iran ke wilayah Israel dan pangkalan Al Udeid di Qatar sebelum akhirnya tercapai gencatan senjata.
Netanyahu meyakini bahwa Iran masih ragu untuk sepenuhnya melampaui batas kemampuan nuklir karena kekhawatiran atas konsekuensi serangan serupa di masa lalu, namun ia tetap mendesak kewaspadaan tinggi.
Menyikapi ancaman serangan baru tersebut, Rusia melalui juru bicara Kementerian Luar Negeri Maria Zakharova pada Selasa, 30 Desember 2025, menyerukan agar pihak-pihak terkait menahan diri.
Rusia memperingatkan bahwa tindakan destruktif terhadap Iran hanya akan mengulangi kesalahan fatal yang terjadi pada pertengahan tahun ini, yang justru menyebabkan melemahnya pengawasan Badan Energi Atom Internasional (IAEA).
Moskow menilai gertakan militer Israel dan AS tidak hanya memicu ketidakstabilan kawasan, tetapi juga merusak tatanan non-proliferasi nuklir global secara keseluruhan.
Artikel ini telah diterbitkan di halaman https://english.almayadeen.net/news/p...
Program: Tribunnews Update
Editor Video: Dedhi Ajib Ramadhani
Uploader: Tri Hantoro
Повторяем попытку...
Доступные форматы для скачивания:
Скачать видео
-
Информация по загрузке: