Sebulan Kisruh Partai Demokrat, Ini Aksi Kader dari Menangis, Cap Jempol Darah hingga Ancaman Santet
Автор: Tribunnews
Загружено: 2021-03-10
Просмотров: 2635
Описание:
TRIBUN-VIDEO.COM - Kisruh di Partai Demokrat sudah berjalan selama satu bulan dan hingga kini masih belum menunjukkan tanda-tanda akan selesai.
Selama itu pula, sejumlah aksi dilakukan oleh masing-masing kader dari pendukung dua kubu.
Mulai dari menangis, cap jempol darah hingga ancaman santet.
Berikut adalah sejumlah aksi yang mewarnai kisruh Partai Demokrat.
(VO)
Kader pendukung kepemimpinan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono menggelar aksi cap jempol darah.
Aksi itu dilakukan sebagai bentuk sumpah setia DPD Partai Demokrat DKI Jakarta.
Katua DPD DKI, Santoso pada Minggu (7/3/2021) mengatakan, hal ini sebagai bentuk cinta dan loyalitas kepada AHY.
"Acara ini sebagai bentuk cinta dan loyalitas kepada Ketum Partai Demokrat AHY, menunjukkan ke Indonesia soliditas dan kesetiaan bukan hanya semangat dan yel-yel tapi dalam bentuk cap jempol darah," ujarnya.
Sambil menangis Santoso mengatakan ada intimidasi terhadap pengurus Demokrat di Kepri agar menghadiri KLB Deliserdang.
Kemudian aksi Darmizal yang menangis sesenggukan saat konferensi pers.
Aktor KLB itu menangis karena merasa usahanya mengumpulkan Ketua DPD dan DPC untuk memilih SBY sebagai Ketum pada 2015 silam tidak dihargai.
"Saya sangat menyesal pernah menjadi aktor tim buru sergap untuk mendatangi ketua-ketua DPD, mengumpulkan ketua-ketua DPC agar mereka berbulat tekad membangun chemistry agar pak SBY yang dipilih pada Kongres 2015 di Surabaya," katanya.
Hal itu disampaikannya pada Selasa (9/3/2021).
Diketahui Darmizal dipecat oleh AHY lantaran termasuk dalam aktor KLB.
Aksi menangis Darmizal membuat kader yang lain seperti Razman Nasution hingga Tri Yulianto memintanya berhenti menangis dan bersabar.
Dikutip dari Tribunnews.com, Rabu (10/3/2021), kisruh di Partai Demokrat membuat Ketua DPD Partai Demokrat Banten sekaligus Bupati Lebak, Iti Octavia Jayabaya membuat pernyataan kontroversial.
Iti mengaku loyal kepada Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan memastikan para ketua DPC serta kader di Banten tidak gentar menghadapi kubu Moeldoko.
Bahkan, Iti menyampaikan siap mengirimkan santet kepada Moeldoko.
"Banten tidak gentar. Kami tetap setia pada ketum (AHY) kami yang ganteng. Kalau pun kami harus turun berdemo, kami siap. Santet Banten akan dikirim untuk KSP Moeldoko," ungkapnya.
Ia juga menegaskan menolak hasil KLB di Deli Serdang yang menunjuk Moeldoko sebagai Ketua Umum.
Suasana panas tak hanya terjadi di dunia nyata, namun juga di dunia maya.
Sejak Rabu (3/3/2021) di media sosial sempat dipenuhi oleh perang tagar antar pendukung Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dengan netizen pendukung Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat.
Alhasil, perang tagar di Twitter aksi dukung-mendukung posisi politik tersebut berhasil menempatkan trending topic Indonesia (TTI) dari dua kubu.
(Tribun-Video.com/Tribunnews.com)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Di Balik Kisruh Demokrat: Cap Jempol Darah, Ancaman Santet hingga Menangis Depan Kamera, https://www.tribunnews.com/nasional/2....
Editor: Hasanudin Aco
Повторяем попытку...
Доступные форматы для скачивания:
Скачать видео
-
Информация по загрузке: