Privasi di Era AI: Kita Masih Aman?
Автор: utoo0oo
Загружено: 2026-01-18
Просмотров: 53
Описание:
Teknologi dan kecerdasan buatan (AI) kini telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari, khususnya bagi mahasiswa Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta Program Studi Teknologi Informasi. Berbagai aktivitas akademik sangat bergantung pada teknologi digital, mulai dari proses pembelajaran daring, penyelesaian tugas, komunikasi antar mahasiswa dan dosen, hingga pencarian informasi melalui internet. Kehadiran teknologi ini tentu memberikan banyak kemudahan dan efisiensi. Namun, di balik manfaat tersebut, terdapat satu aspek penting yang sering luput dari perhatian, yaitu perlindungan privasi.
Jika melihat ke masa lalu, konsep privasi terasa lebih sederhana dan mudah dikendalikan. Informasi pribadi disimpan secara fisik, dan komunikasi melalui telepon rumah yang hanya dapat diakses oleh orang-orang tertentu. Berbeda dengan kondisi saat ini, hampir seluruh aktivitas manusia telah berpindah ke ruang digital. Data pribadi seperti pesan singkat, foto, lokasi, riwayat pencarian, hingga kebiasaan berbelanja tersimpan di berbagai platform digital dan media sosial. Hal ini menyebabkan informasi pribadi menjadi lebih mudah diakses, dilacak, bahkan disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Perkembangan AI yang semakin pesat juga menimbulkan dua perasaan yaitu kagum dan kekhawatiran. Di satu sisi, AI memberikan kontribusi besar dalam dunia pendidikan. Mahasiswa dapat memanfaatkan chatbot berbasis AI untuk membantu memahami materi, mencari referensi, serta meningkatkan produktivitas belajar. Namun, di sisi lain, AI yang semakin menyerupai manusia membuat batas antara informasi asli dan palsu menjadi semakin kabur.
Penyalahgunaan AI pun semakin sering ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari teknologi seperti pembuatan konten deepfake suara dan video yang dapat merusak reputasi seseorang, serta berpotensi menimbulkan kesalahpahaman, penipuan, serta merusak kepercayaan publik. Spam otomatis yang mengganggu dan melanggar privasi, hingga penyebaran hoaks di media sosial yang dapat memicu konflik. Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri bagi mahasiswa Program Studi Teknologi Informasi, yang tidak hanya berperan sebagai pengguna teknologi, tetapi juga sebagai calon pengembang teknologi di masa depan. Oleh karena itu, sikap kritis, etis, dan bertanggung jawab sangat diperlukan dalam menggunakan maupun mengembangkan teknologi berbasis AI.
Di era serba AI ini, kemajuan teknologi memang tidak dapat dihindari. Namun, dengan kesadaran akan pentingnya privasi serta tanggung jawab dalam pemanfaatan teknologi, mahasiswa Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta diharapkan mampu berperan aktif dalam menciptakan ekosistem digital yang aman dan beretika. Dengan demikian, teknologi dapat terus berkembang sebagai alat yang bermanfaat bagi manusia, tanpa menjadi ancaman bagi privasi dan keamanan data pribadi.
#TIunisa #unisayogyakarta #bahasaindonesia
Повторяем попытку...
Доступные форматы для скачивания:
Скачать видео
-
Информация по загрузке: