🔴 BREAKING NEWS! Banjir Terparah 20 Tahun Rendam Palu–Donggala, Rumah Hanyut & Jalan Lumpuh
Автор: Tribunnews Bogor
Загружено: 2026-01-11
Просмотров: 830
Описание:
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Hujan deras yang mengguyur Kota Palu dan Kabupaten Donggala sejak Minggu (11/1/2026) dini hari, menyebabkan banjir meluas hingga ke permukiman warga.
Peristiwa ini disebut sebagai banjir terparah dalam dua dekade terakhir oleh Pelaksana Harian (Plh) Lurah Pantoloan, Fakhruddin.
Berdasarkan kronologi, hujan mulai turun sekitar pukul 04.00 Wita, membuat air perlahan naik dan masuk ke rumah warga.
Kemudian pada pukul 06.00 Wita, intensitas hujan semakin tinggi sehingga air meluap ke permukiman di Kelurahan Pantoloan, Kecamatan Palu Utara, Kota Palu.
Genangan air merendam badan Jalan Trans Sulawesi, termasuk jalur flyover Pantoloan, dan sempat menghambat arus lalu lintas.
Sedikitnya 30 kepala keluarga (KK) terdampak, dengan RW 1 menjadi wilayah paling parah.
Air masuk ke dalam rumah warga dan menghanyutkan sejumlah barang, termasuk peralatan rumah tangga serta dagangan milik warga.
Seorang warga bernama Abdul Rafik Qadir, menuturkan bahwa banjir kali ini berbeda dari sebelumnya karena air tidak hanya menggenangi halaman, tetapi juga masuk ke dalam rumah dan merusak barang-barang miliknya.
Ia menambahkan bahwa banjir sebelumnya hanya sebatas genangan setinggi mata kaki, sedangkan kali ini air mencapai bagian dalam rumah.
Fakhruddin, menyampaikan bahwa banjir kali ini merupakan kejadian langka dan terparah dalam 20 tahun terakhir.
Ia menjelaskan bahwa air sempat menutup akses jalan di flyover Pantoloan, meski kemudian mulai surut.
Fakhruddin memastikan tidak ada korban jiwa, meski sejumlah warga mengalami kerugian materi akibat banjir tersebut.
Selain di Palu Utara, banjir juga melanda beberapa desa di Kecamatan Tanantovea, Kabupaten Donggala, yakni Desa Wani 1, Wani 2, Wani 3, dan Wani Lumbumpetigo.
Di Desa Wani 1, tiga rumah dilaporkan hanyut terbawa arus.
Sementara itu, di Desa Wani 3, satu rumah terdampak dan jembatan penghubung ke Desa Labuan Kungguma terhambat akibat pondasi yang rusak.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Tengah melaporkan bahwa warga terdampak kini mengungsi secara mandiri.
Petugas masih melakukan kaji cepat di lokasi untuk menilai kerusakan dan kebutuhan darurat.
(Tribun-Video.com/Tribunpalu.com)
Editor Video: Latif
#BanjirPalu
#BanjirDonggala
#BreakingNews
#BanjirTerparah
#PaluUtara
#Pantoloan
#BencanaAlam
#BeritaTerkini
YouTube: / @tribunnewsbogorvideo
Facebook: / tribunnewsbogor
Saluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaGz...
TikTok: / tribunbogor
Instagram: @tribunbogor
Повторяем попытку...
Доступные форматы для скачивания:
Скачать видео
-
Информация по загрузке: