Bayakirana
Автор: Perpustakaan ISBI Bandung
Загружено: 2026-02-13
Просмотров: 208
Описание:
BAYAKIRANA: Jejak Kuas dalam Kebaya Modern
Perpustakaan tidak lagi hanya menjadi ruang membaca buku. Melalui pameran BAYAKIRANA: Jejak Kuas dalam Kebaya Modern, Ruang Sisi Perpustakaan ISBI Bandung bertransformasi menjadi ruang baca karya, ruang refleksi, sekaligus ruang edukasi yang mempertemukan arsip sejarah, proses kreatif, dan desain kebaya modern.
Pameran ini merupakan Pameran Tugas Akhir Program Magister (S2) Penciptaan Seni Pascasarjana ISBI Bandung, yang menampilkan karya dan proses penciptaan busana kebaya berbasis riset visual dan arsip sejarah. Tidak hanya memamerkan hasil akhir berupa busana, BAYAKIRANA juga membuka kepada publik jejak proses kreatif di balik penciptaan karya—mulai dari riset arsip, eksplorasi visual, perancangan konsep, hingga penerapan material dan teknik produksi.
Berangkat dari arsip visual masa lalu seperti karya Tea Visit in a European House in Batavia dan The Bird Seller, pameran ini membaca kebaya sebagai saksi perjalanan sosial dan budaya perempuan Nusantara. Arsip-arsip tersebut tidak diposisikan sebagai dokumentasi statis, melainkan sebagai sumber inspirasi visual yang diinterpretasi ulang dalam konteks desain kebaya modern.
Nama Bayakirana, gabungan dari kata kebaya dan kirana (cahaya), merepresentasikan kebaya sebagai cahaya budaya yang terus memancar dari sejarah menuju masa kini. Metafora “Jejak Kuas” menjadi benang merah pameran, baik sebagai rekaman visual kebaya dalam sejarah, maupun sebagai simbol proses kreatif yang membentuk karya kontemporer.
Pameran ini menampilkan karya Shafanissa Ganefiani, mahasiswa S2 Penciptaan Seni ISBI Bandung, desainer muda yang meneruskan semangat ibunya, Tenny Hasyanti, pionir batik khas Sukabumi. Koleksi yang dipamerkan terdiri dari lima look—dua Introduction, dua Signature, dan satu Statement—yang dirancang menggunakan Batik Tulis dan Batik Cap khas Sukabumi dengan motif Kipahare, teh, dan bunga sedap malam. Seluruh karya dikembangkan melalui kerangka Functional, Expressive, Aesthetic (FEA) untuk menghadirkan keseimbangan antara fungsi, ekspresi, dan estetika.
Dengan menghadirkan proses kreatif secara terbuka di ruang perpustakaan, pameran ini menegaskan peran perpustakaan sebagai ruang kontemplatif—tempat membaca ide, membaca proses, dan membaca makna. BAYAKIRANA menjadi ruang edukasi visual yang memperlihatkan bagaimana sebuah karya seni dan desain lahir melalui riset, refleksi, dan penciptaan yang matang.
Lebih dari sekadar pameran busana, BAYAKIRANA: Jejak Kuas dalam Kebaya Modern adalah ajakan untuk memahami kebaya sebagai medium budaya yang hidup, dinamis, dan terus berdialog dengan zaman.
📍 Ruang Sisi Perpustakaan ISBI Bandung
Kurator:
Suharno
Luqiani Octa Pratiwi
Повторяем попытку...
Доступные форматы для скачивания:
Скачать видео
-
Информация по загрузке: