Harus Melindungi Bodhisattva - Indonesia Dharma 01 | Pure Road
Автор: Indonesia Dharma - Pure Road
Загружено: 2025-12-10
Просмотров: 1
Описание:
Jika Anda merasakan kedamaian atau manfaat dari ajaran Dharma ini, Anda dapat mendukung proyek Pure Road.
Kedermawanan penuh sukacita Anda membantu Dharma menyebar ke banyak negara.
Semoga semua jasa kebajikan dipersembahkan bagi semua makhluk dan semuanya mencapai Kebuddhaan.
Dukung: https://buymeacoffee.com/pure.road
Harus Melindungi Bodhisattva - Indonesia Dharma 01 | Pure Road .
Di zaman akhir Dharma ini, terdapat satu kesalahan besar yang dilakukan oleh banyak tempat praktik—baik secara tidak sengaja maupun dengan kesadaran—yaitu ketika suatu peristiwa terjadi, mereka tidak kembali untuk mengoreksi dan meninjau kesalahan kolektif, melainkan justru melimpahkan seluruh tanggung jawab dan kesalahan kepada Bodhisattva, lalu ikut-ikutan dunia untuk mengkritik, menghakimi, bahkan memfitnah. Hal ini sepenuhnya bertentangan dengan jalan Buddha.
Bodhisattva bukanlah manusia biasa yang datang untuk menanggung kesalahan dan kelemahan orang lain, dan Buddhadharma tidak pernah mengajarkan kita memperbaiki kesalahan dengan cara menyalahkan para pelaku kebajikan agung. Oleh karena itu, Dharma talk ini disampaikan bukan untuk memperdebatkan benar atau salah, melainkan untuk mengingatkan para makhluk agar melepaskan pikiran yang tidak bajik tersebut dan kembali membangkitkan hati yang baik, sehingga di masa depan masih ada Dharma sejati untuk dijadikan sandaran, dan masih ada teladan yang benar untuk diikuti. Jika kita saling mengajarkan fitnah, menyalahkan, iri hati, dan mengikuti arus mayoritas, itu bukanlah jalan Buddha, melainkan sedang menanam sebab kemerosotan Dharma di masa depan.
Kemunculan Bodhisattva di dunia adalah hal yang amat langka, harus melalui pengumpulan akar kebajikan selama tak terhitung kalpa barulah dapat memiliki sebab dan kondisi untuk menjumpainya. Bodhisattva yang hadir ke dunia untuk mengajarkan Dharma Mahayana saja sudah sangat sulit, terlebih lagi bila secara sukarela menyesuaikan kelahiran demi memberi manfaat bagi makhluk, kesulitannya menjadi berlipat tak terhingga. Hal ini karena Bodhisattva sesungguhnya telah melampaui kesalahan kelahiran dan kematian, tidak terlahir kembali karena kekuatan karma, melainkan karena welas asih agung—karena kasih terhadap makhluk yang tersesat dan menderita—maka dengan sukarela kembali ke dunia untuk menyelamatkan.
Buddha telah mengajarkan dengan sangat jelas bahwa segala tindakan Bodhisattva adalah sesuatu yang tak terbayangkan, semuanya merupakan sarana yang bijaksana, tanpa kesalahan dan tanpa bencana, serta tidak dapat dihakimi dengan pandangan orang biasa. Oleh karena itu, menilai praktik Bodhisattva dengan pikiran duniawi berarti sedang menciptakan karma bagi diri sendiri tanpa disadari.
Maka dari itu, bila dalam kehidupan ini kita memiliki jalinan sebab dan kondisi yang mendalam dengan Bodhisattva, baik dalam keadaan yang menguntungkan maupun merugikan, kita harus tetap teguh berdiam dalam perilaku bajik dan sama sekali tidak melakukan perbuatan tidak bajik. Kita bersumpah untuk mendukung Bodhisattva dengan cara yang paling luhur, tidak pernah menerima anggapan bahwa Bodhisattva memiliki kesalahan, dan juga tidak membiarkan makhluk lain menumbuhkan pandangan bahwa Bodhisattva bersalah. Karena kekuatan spiritual para Buddha dalam menyampaikan Dharma Mahayana yang sejati adalah sepenuhnya murni dan tidak mungkin keliru. Hanya mereka yang memiliki akar kebajikan yang sama dengan para Buddha yang mampu menyampaikan sutra Mahayana; maka memfitnah Mahayana atau meragukan Bodhisattva berarti memutus akar kebajikan diri sendiri.
Oleh sebab itu, pelindung Dharma sejati adalah orang yang berani tampil untuk mendukung dan melindungi. Jika dirinya sendiri melakukan kesalahan, ia berani mengakuinya dan berani menanggung cercaan, tanpa menyalahkan Bodhisattva, agar Bodhisattva dapat dengan tenang melaksanakan pekerjaan Buddha. Ini adalah kebajikan yang sangat jarang dijumpai dan sulit dilakukan, namun jika mampu dilaksanakan, berarti sedang bersama-sama menanam akar kebajikan dan pahala yang mendalam dengan para Buddha dan Bodhisattva. Tidak demi kepentingan pribadi, tidak mencari nama atau ketenaran, melainkan dengan sepenuh hati rela menanggung kerugian dan bersabar demi melindungi Dharma sejati dan Bodhisattva. Inilah yang disebut murid pelindung Dharma yang sejati dan penuh keberanian, yang menanam sebab terang bagi banyak kehidupan mendatang, agar Buddhadharma tetap memiliki penopang di tengah zaman akhir yang kacau balau ini.
Повторяем попытку...
Доступные форматы для скачивания:
Скачать видео
-
Информация по загрузке: