Kiamat Nuklir Mengintai! Trump Biarkan Perjanjian Nuklir Berakhir Demi Seret China ke Meja Bundar
Автор: TribunJakarta Official
Загружено: 2026-02-05
Просмотров: 3677
Описание:
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUNJAKARTA.COM - Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa ia akan membiarkan perjanjian pengendalian senjata nuklir antara Rusia dan Amerika Serikat berakhir.
Sebagai gantinya, ia akan mengarahkan pemerintahannya untuk berupaya mencapai perjanjian baru.
Perjanjian New START, yang berakhir pada Kamis (5/2/2026), merupakan “pengamanan terakhir” terhadap persenjataan nuklir kedua negara adidaya tersebut.
Perjanjian pembatasan senjata nuklir AS-Rusia yang diberi nama New START menetapkan batas jumlah pesawat pembom, rudal, dan hulu ledak yang dapat dikerahkan oleh kedua negara dengan kekuatan nuklir terbesar itu.
“Daripada memperpanjang NEW START (kesepakatan yang dinegosiasikan dengan buruk oleh Amerika Serikat dan, selain itu, dilanggar secara terang-terangan), kita seharusnya meminta para ahli nuklir kita untuk mengerjakan perjanjian baru yang lebih baik dan dimodernisasi, yang dapat berlaku untuk jangka waktu lama di masa depan,” tulis Donald Trump di Truth Social, Jumat (6/2/2026).
Mengutip POLITICO, Rusia sempat menawarkan perpanjangan perjanjian selama satu tahun.
Pentagon juga dilaporkan telah mengadakan pertemuan selama berbulan-bulan untuk membahas masa depan pasca-Perjanjian New START, meskipun tidak jelas apa saja yang mereka bahas.
Namun, negosiasi perjanjian baru diperkirakan akan sulit.
Presiden Rusia Vladimir Putin menuntut dimasukkannya Inggris dan Prancis, satu-satunya kekuatan Eropa yang memiliki senjata nuklir.
Sementara itu, Donald Trump menginginkan China juga terlibat dalam perjanjian baru tersebut.
Pentagon menilai bahwa China kurang tertarik untuk membatasi persenjataan nuklirnya karena jumlah senjata nuklir yang mereka miliki jauh lebih sedikit dibandingkan dengan milik AS dan Rusia.
New START adalah perjanjian pengurangan senjata nuklir antara Amerika Serikat dan Rusia dengan nama resmi Measures for the Further Reduction and Limitation of Strategic Offensive Arms atau Langkah-Langkah untuk Pengurangan dan Pembatasan Lebih Lanjut Senjata Ofensif Strategis.
Perjanjian ini ditandatangani pada 8 April 2010 di Praha, dan setelah diratifikasi, mulai berlaku pada 5 Februari 2011, Associated Press melaporkan.
Perjanjian New START menggantikan Perjanjian Moskow (SORT), yang berakhir pada Desember 2012.
Perjanjian ini mengikuti perjanjian START I yang berakhir pada Desember 2009; perjanjian START II yang diusulkan tetapi tidak pernah berlaku; serta perjanjian START III yang negosiasinya tidak pernah diselesaikan.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Perjanjian Nuklir AS-Rusia Berakhir, Trump Ingin Buat Kesepakatan Baru yang Libatkan China, https://www.tribunnews.com/internasio....
Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Wahyu Gilang Putranto
Editor Video : Ilham Bintang Anugerah
Uploader: Erwin Joko Prasetyo
Jangan lupa follow akun-akun sosial media TribunJakarta.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya:
YouTube: / @tribunjakarta
Facebook: https://www.facebook.com/profile.php?...
Saluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaS7...
TikTok: https://www.tiktok.com/@tribun.jakart...
Instagram: / tribunjakarta
#PerjanjianNuklir
#NewSTART
#Trump
#Rusia
#China
#SenjataNuklir
#Geopolitik
#BeritaDunia
Повторяем попытку...
Доступные форматы для скачивания:
Скачать видео
-
Информация по загрузке: