Anggaplah Ini Ramadhan Terakhir Kita – Pesan Menyentuh Buya Tengku Zulkarnain
Автор: Lensa Husnul Khotimah
Загружено: 2026-02-14
Просмотров: 1342
Описание:
Apakah kita yakin akan bertemu dengan Ramadhan tahun depan?
Pada video ini, almarhum Buya Tengku Zulkarnain memberikan pesan yang sangat mendalam tentang hakikat kematian dan pentingnya memanfaatkan sisa waktu di bulan suci.
Beliau mengingatkan kita untuk beribadah seolah-olah ini adalah Ramadhan terakhir dalam hidup kita.
Ceramah ini merangkum poin-poin penting bagi setiap Muslim:
1. Rahasia Kematian
Mengapa maut tidak memandang usia, jabatan, atau kondisi fisik (Kisah haru mahasiswa Mapala UI & Raja Iskandar Zulkarnain).
2. Takdir yang Mengejar
Kisah luar biasa Nabi Sulaiman dan seorang Pemuda yang mencoba lari dari Malaikat Maut.
3. Fikih Ibadah & Taubat
Perbedaan dosa kecil dan dosa besar (Fahsya vs Munkar) serta syarat sah Taubat Nasuha.
4. Hablum Minannas
Bahaya menjadi orang "Muflis" (bangkrut pahala) karena urusan yang belum selesai dengan sesama manusia.
5. Kedaulatan Ekonomi
Potensi zakat fitrah dan kritik sosial membangun untuk kemandirian umat Islam di Indonesia.
Timeline Video
[00:11] – Pembukaan ceramah dengan selawat dan salam ke atas junjungan besar Nabi Muhammad SAW.
[01:31] – Penjelasan tentang janji Allah mengampuni dosa seumur hidup bagi mereka yang menghidupkan malam Ramadan dengan iman dan ikhlas.
[02:30] – Peringatan tentang betapa ruginya (celaka) seseorang yang melalui Ramadan tetapi tidak mendapat keampunan Allah.
[03:41] – Pesanan mendalam: Ramadan pasti akan datang lagi tahun depan, tetapi belum tentu kita masih hidup untuk menemuinya.
[04:38] – Mengingatkan bahawa kematian tidak mengenal usia; yang muda, bayi, sihat, atau kaya, semuanya akan kembali kepada Allah mengikut ajal yang ditetapkan.
[07:11] – Kisah pengajaran tentang Nabi Sulaiman AS dan Malaikat Maut yang menggambarkan bahawa ajal dan tempat kematian tidak boleh lari atau diubah [10:12].
[13:35] – Kisah Raja Iskandar Zulkarnain yang didatangi Malaikat Maut di hadapan ribuan tenteranya; bukti kekuasaan dunia tidak dapat menghalang kematian.
[15:33] – Tiga keutamaan Ramadan:
Pertama: Penghapusan dosa kecil melalui amalan harian seperti wuduk [16:37] dan solat [18:28].
Kedua: Syarat taubat bagi dosa besar (menyesal, berhenti, dan berazam tidak mengulangi) [24:35].
Ketiga: Kepentingan menyelesaikan dosa sesama manusia (memohon maaf) sebelum ajal tiba [34:25].
[39:18] – Penjelasan tentang besarnya pahala amalan di bulan Ramadan yang hanya Allah sahaja yang mengetahuinya.
[44:43] – Ramadan memupuk rasa solidariti, kasih sayang, dan kepentingan zakat fitrah dalam membantu ekonomi umat Islam [47:59].
[50:08] – Doa penutup untuk keselamatan diri, bangsa, dan negara Indonesia.
Mari kita jadikan materi ini sebagai bahan renungan (muhasabah) diri.
Jangan lupa untuk dukung kanal ini dengan cara Like, Share, dan Subscribe agar syiar dakwah ini semakin luas.
#BuyaTengkuZulkarnain #Ramadhan #CeramahAgama #Kematian #TaubatNasuha #DakwahIslam #islamindonesia
#RamadanTerakhir #BuyaTengkuZulkarnain #MuhasabahDiri #PersiapanMati #TarbiyahRamadan #KuliahAgama #SelfReminder #PesanUlama #KeberkatanRamadan #TaubatNasuha
Повторяем попытку...
Доступные форматы для скачивания:
Скачать видео
-
Информация по загрузке: