TIRTO RECAP-Pengakuan Keluarga Korban Ledakan Amunisi di Garut
Автор: TirtoID
Загружено: 2025-05-14
Просмотров: 51792
Описание:
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi sampaikan sejumlah janji kepada keluarga korban tewas dalam insiden pemusnahan amunisi tidak layak pakai di Garut.
Hal itu ia sampaikan ketika menemui keluarga korban di RSUD Pameungpeuk, Selasa, (13/5/2025).
Ketika berbincang dengan keluarga korban, salah satu warga menyampaikan kepada KDM jika korban meninggalkan anak yang masih sekolah.
"Ini Pak, saya maaf saya izin, perwakilan dari Cidaun. Ini yang korban itu, dua Pak, adik sama kaka, namanya Pak Iyus dan Pak Anwar. Untuk Pak Anwar, ini anaknya Pak (sambil menunjuk salah satu anak perempuan)," sebut salah seorang warga.
Anak hingga kerabat para korban tidak rela jika keluarga mereka disebut sebagai pemulung, seperti yang ramai dibicarakan.
"Saya minta pertanggungjawaban. Karena bapak saya di sana bukan seperti orang-orang pikirkan. Bapak saya bukan mulung, tapi kerja sama tentara. Saya tahu sejak zaman sekolah. Bapak saya tidak nyelonong melawan TNI," ungkap salah satu anak korban yang terisak.
Setelah mengetahui bahwa anak tersebut masih bersekolah, Dedi Mulyadi pun berjanji akan membiayai pendidikannya hingga ke jenjang kuliah.
"Ya udah, kamu jadi anak asuh aku aja. Kamu sampai kuliah aku urus," kata Dedi Mulyadi.
Bahkan, Dedi Mulyadi menegaskan jika seluruh anak dari dari para korban akan ia biayai hingga perguruan tinggi.
Tak hanya itu, Dedi Mulyadi juga janjikan akan memberi Rp50 juta per keluarga yang ditinggalkan oleh korban.
“Dan nanti saya saya menyampaikan, satu keluarga saya menyampaikan Rp 50 juta ya,” ujar Dedi Mulyadi.
Penulis & Video editor: Zahran Kamal M
Produser: Dena Novita R
#TirtoRecap
Повторяем попытку...
Доступные форматы для скачивания:
Скачать видео
-
Информация по загрузке: