Kenapa Polisi Masih Urus SIM? Prof. Zainal Arifin Mochtar Usulkan Reformasi Radikal Polri
Автор: PARES Indonesia
Загружено: 2026-02-18
Просмотров: 96488
Описание:
Apakah Indonesia sedang terjebak dalam dominasi institusi keamanan yang terlalu sakti? Dalam sesi ini, pakar hukum tata negara Prof. Zainal Arifin Mochtar (Mas Uceng) membedah fenomena menguatnya Polri pasca-reformasi dan risiko besar menarik kembali TNI ke ranah sipil. Dengan analogi "Kobra dan Tikus", Prof. Uceng memberikan kritik pedas sekaligus solusi radikal bagi masa depan demokrasi kita.
Diskusi ini merupakan bagian dari Konferensi Akademik "Masa Depan Demokrasi" yang menyoroti bagaimana instrumen hukum dan administrasi negara sering kali beralih fungsi menjadi alat kekuasaan. Mengapa kewenangan seperti pengurusan SIM dan STNK masih di tangan kepolisian? Apa dampaknya bagi integritas aparat?
00:00 Analogi “tikus & kobra”: Polisi kuat, tentara menguat jadilah problem ganda
01:06 Akar historis Polri: UUD 45, warisan kolonial, dan fungsi ganda awal kemerdekaan
03:28 Polisi sebagai alat sipil (RIS 49 & UUDS 50) lalu kembali melebur (UU 13/1969) dan dipisah pasca-Reformasi
06:55 Sejarah & kultur tentara: asal-usul faksi, “mitos tentara bisa apa saja”, dan bisnis kekuasaan
11:30 Kritik kebijakan Prabowo: menaikkan tentara saat Polri kuat → kontestasi kelembagaan & politik
15:39 Republikanisme sebagai prinsip: restrukturisasi kewenangan Polri/TNI + penutup Nasruddin Hoja (jangan terjebak simptom)
Повторяем попытку...
Доступные форматы для скачивания:
Скачать видео
-
Информация по загрузке: